Menu

Mode Gelap
Dr. Marindo: Pesantren Diharapkan Adaptif dengan Perkembangan Teknologi Tanpa Kehilangan Jati Diri dr. Relly Reagen Komisaris Biofarma Resmi Membuka Perwakin: Dorong Paket Wisata Olahraga Guna Mewujudkan Indonesia Sehat Pemprov Lampung Bantah Tuduhan LSM Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan Soal Keamanan Data Satelit Lampung-1, BRIN Jamin Aman Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Waskita Karya Gandeng Lembaga ANRI

Berita Utama · 27 Jul 2026 15:09 WIB ·

Wujudkan Program Unggulan Gubernur Mirza, Disperindag Provinsi Lampung Mantapkan Program Bed Dryer untuk Kabupaten Pesawaran


 Wujudkan Program Unggulan Gubernur Mirza, Disperindag Provinsi Lampung Mantapkan Program Bed Dryer untuk Kabupaten Pesawaran Perbesar

radarcom.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung dibawah kepemimpinan Kadis Perindag Provinsi Lampung Muhammad Zimmi Skil, SE, MM, terus mewujudkan program unggulan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yakni hilirisasi pertanian.

Disperindag menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang berlangsung di Aula Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Jumat (24/7/2026).

Audiensi tersebut diterima oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Industri Hendra Siswanto dan Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Gubernur Lampung Robby, yang mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Perindustrian Kabupaten Pesawaran, para camat, kepala kampung/desa, serta perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari Kabupaten Pesawaran.

Pertemuan ini membahas sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang selaras dengan kebijakan dan program strategis Pemerintah Pusat.

“Salah satu upaya nyata yang didorong adalah pelaksanaan Program Hibah Bed Dryer sebagai sarana pengering gabah pascapanen, yang merupakan bagian dari implementasi Asta Cita, khususnya misi ke-5, yaitu melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri,” kata Hendra Siswanto.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Provinsi Lampung merupakan salah satu lumbung padi nasional yang menempati peringkat keenam di Indonesia.

Potensi tersebut perlu didukung melalui peningkatan sarana dan prasarana pascapanen agar hasil pertanian memiliki kualitas yang lebih baik, berdaya saing, serta memberikan nilai tambah bagi petani.

 

Disperindag Evaluasi Bed Dryer

Tak hanya menggiatkan program Bed Dryer agar bisa merata ke semua petani di Lampung, Disperindag Provinsi Lampung juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Hibah Bed Dryer Tahun Anggaran 2025 serta perkembangan pelaksanaan program Tahun Anggaran 2026 yang saat ini sedang berjalan.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Melalui penyediaan fasilitas Bed Dryer, diharapkan kualitas gabah hasil panen dapat terus meningkat, kehilangan hasil pascapanen dapat diminimalkan, nilai tambah produk pertanian semakin optimal, serta mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Provinsi Lampung. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

Baca Lainnya

Dr. Marindo: Pesantren Diharapkan Adaptif dengan Perkembangan Teknologi Tanpa Kehilangan Jati Diri

9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

dr. Relly Reagen Komisaris Biofarma Resmi Membuka Perwakin: Dorong Paket Wisata Olahraga Guna Mewujudkan Indonesia Sehat

8 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Pemprov Lampung Bantah Tuduhan LSM Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan

7 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Soal Keamanan Data Satelit Lampung-1, BRIN Jamin Aman

7 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Pelayanan Kesehatan Harus Bergerak Cepat, Karena Nyawa Tidak Bisa Menunggu

6 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Waskita Karya Gandeng Lembaga ANRI

5 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Trending di Berita Utama