Menu

Mode Gelap
Kinerja Pemprov Lampung Bakal Lari Cepat, 109 Pejabat Ditata Ulang, Pelantikan Dipimpin Sekdaprov Marindo Lampung Pacu Ekspor dan Tingkatkan Citra Daerah di TEI 2026 Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa Dinas Perindag Provinsi Lampung Konsisten Bantu Penjualan UMKM dan Gerakkan Ekonomi Melalui Bazar Rebo Gus Hilmy Dorong Keluarga Muda Anak Disabilitas Tulis Pengalaman untuk Kikis Stigma Sosial

Berita Utama · 3 Sep 2026 15:02 WIB ·

Lampung Pacu Ekspor dan Tingkatkan Citra Daerah di TEI 2026


 Lampung Pacu Ekspor dan Tingkatkan Citra Daerah di TEI 2026 Perbesar

radarcom.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung menggelar rapat persiapan partisipasi pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung dan dipimpin Kepala Dinas M. Zimmi Skil, didampingi Anshori Djausal dan Ayi Ahadiat, Rabu (2/9/2026).

Rapat membahas evaluasi partisipasi Lampung pada TEI 2025 serta strategi penguatan ekspor daerah untuk TEI 2026. Data nasional menunjukkan TEI 2025 mencatat transaksi sebesar USD 22,8 miliar, diikuti 1.650 eksibitor, 34.550 pengunjung, dan 8.045 buyer internasional. Berdasarkan evaluasi tersebut, Pemprov Lampung menargetkan perluasan pasar internasional, peningkatan investasi, penguatan citra daerah, serta terwujudnya kerja sama dan transaksi yang lebih konkret pada 2026.

“Partisipasi Lampung di TEI 2026 harus dapat membuka akses pasar yang lebih luas dan menghasilkan transaksi yang nyata, bukan sekadar janji,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil. “Kita juga fokus pada pemberdayaan UMKM agar mampu memenuhi persyaratan ekspor, menyiapkan dokumen, dan melakukan transaksi secara mandiri.”

Untuk pelaksanaan, diperkirakan anggaran sebesar Rp378.947.000 dialokasikan untuk kebutuhan stand, dekorasi, working pass, dan akomodasi sekitar 30 peserta selama 5–6 hari. Target transaksi yang dibidik meningkat dua hingga tiga kali lipat dibandingkan capaian sebelumnya. Keberhasilan partisipasi tidak hanya akan diukur dari kesepakatan bisnis di lokasi pameran, tetapi juga dari realisasi pengiriman barang ke mitra luar negeri.

Dalam rapat itu juga ditegaskan peran pemerintah sebagai enabler, kurator, dan aggregator melalui kebijakan regulasi, pembiayaan, capacity building, serta fasilitasi perluasan pasar dan ekspor. Fokus capacity building diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar memenuhi kebutuhan buyer, memahami teknis ekspor, menyiapkan dokumen ekspor, serta mampu melakukan transaksi secara mandiri.

Koordinasi dengan atase dan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri turut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memperoleh informasi calon buyer dan kebutuhan pasar di negara tujuan. Langkah ini diharapkan memperkuat jaringan pemasaran dan mendorong realisasi ekspor Lampung melalui TEI 2026.

Tindak lanjut yang direncanakan meliputi penyusunan daftar peserta dari Lampung, program pendampingan pelatihan ekspor bagi UMKM, serta finalisasi anggaran dan logistik menjelang keberangkatan. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Kinerja Pemprov Lampung Bakal Lari Cepat, 109 Pejabat Ditata Ulang, Pelantikan Dipimpin Sekdaprov Marindo

3 September 2026 - 22:09 WIB

Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa

3 September 2026 - 14:23 WIB

Dinas Perindag Provinsi Lampung Konsisten Bantu Penjualan UMKM dan Gerakkan Ekonomi Melalui Bazar Rebo

2 September 2026 - 15:01 WIB

Gus Hilmy Dorong Keluarga Muda Anak Disabilitas Tulis Pengalaman untuk Kikis Stigma Sosial

2 September 2026 - 14:05 WIB

Program Keringanan Pajak Kendaraan di Lampung Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026

1 September 2026 - 11:53 WIB

PT Tanjungkarang Perberat Hukuman Dendi Ramadhona Jadi 13 Tahun, Nama Nanda Jadi Sorotan

31 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Trending di Berita Utama