Menu

Mode Gelap
Soal Keamanan Data Satelit Lampung-1, BRIN Jamin Aman Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Waskita Karya Gandeng Lembaga ANRI Gubernur Mirza Hadiri Langsung Peluncuran Satelit Lampung-1  Heboh Soal Hibah Rp35 M ke Kejati, Pengamat Sebut DPRD Provinsi Lampung Juga Punya Tanggungjawab Karena Punya Fungsi Penganggaran  Praperadilan, Kuasa Hukum Sebut Penetapan Tersangka di Perkara Sengketa PT San Xiong Steel Indonesia Tidak Sah

Berita Utama · 23 Jun 2026 11:06 WIB ·

Kadis Perindag Zimmi: Sesuai Arahan Gubernur Mirza, ASN Kembali ke Khittoh, Pamong yang Dipercaya Publik


 Kadis Perindag Provinsi Lampung Zimmi Skil, saat memimpin Sertijab Sekretaris Perindag Provinsi Lampung di Aula Disperindag Provinsi Lampung, Senin 22 Juni 2026. Foto dok Perbesar

Kadis Perindag Provinsi Lampung Zimmi Skil, saat memimpin Sertijab Sekretaris Perindag Provinsi Lampung di Aula Disperindag Provinsi Lampung, Senin 22 Juni 2026. Foto dok

radarcom.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Zimmi Saukishobier menyatakan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus terus memupuk kepercayaan publik. Hal itu seperti arahan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bahwa ASN adalah pamong yang menjadi kepercayaan publik.

“Memang betul apa yang disampaikan Pak Gub, ASN sejatinya adalah pamong yang dipercaya publik. Dulu, era 80-an, ASN sangat dipercaya masyarakat. Nah, pernyataan Pak Gub ini yang mengingatkan kita, menyadarkan kita ASN ke Khittoh sebagai Abdi Negara, pelayan publik dan harus dipercaya publik,” terang Zimmi Skil saat berbincang dengan media, Senin 22 Juni 2026.

Untuk mendapatkan kepercayaan publik, sambung Zimmi, tentunya tidak mudah. Sebab harus bekerja dengan maksimal dan optimal.

“Publik melihat kinerja bukan hanya kata-kata. Maka, pada Dinas Perindag Provinsi Lampung, kita sampaikan ke jajaran mari kita tingkatkan maksimalkan pelayanan ke publik. Menjaga kebutuhan ketersediaan bahan pangan, menjaga harga yang bisa terjangkau di masyarakat,” terangnya.

Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah penetrasi pasar yang digelar Disperindag Provinsi Lampung, kabupaten/kita dan stakeholder terkait di 15 kabupaten dan kota se Lampung.

“Kita penetrasi pasar misalnya saat ini tengah fokus pada minyak goreng, beras SPHP dan gula dengan harga terjangkau oleh masyarakat. Alhamdulillah dampaknya sudah signifikan,” terangnya.

Pada gelaran penetrasi pasar serentak di 15 kabupaten dan kota se Lampung ini, harga Minyak Goreng : Rp15.500/liter, Gula Putih : Rp17.500/kg, dan Beras SPHP : Rp 58.000/5 kg.

“Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta mendukung upaya pengendalian inflasi daerah. Masyarakat dapat memperoleh sejumlah komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” pungkasnya. (rci/rci)

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Soal Keamanan Data Satelit Lampung-1, BRIN Jamin Aman

7 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Pelayanan Kesehatan Harus Bergerak Cepat, Karena Nyawa Tidak Bisa Menunggu

6 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Waskita Karya Gandeng Lembaga ANRI

5 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Gubernur Mirza Hadiri Langsung Peluncuran Satelit Lampung-1 

5 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Heboh Soal Hibah Rp35 M ke Kejati, Pengamat Sebut DPRD Provinsi Lampung Juga Punya Tanggungjawab Karena Punya Fungsi Penganggaran 

4 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Praperadilan, Kuasa Hukum Sebut Penetapan Tersangka di Perkara Sengketa PT San Xiong Steel Indonesia Tidak Sah

4 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Trending di Berita Utama