Menu

Mode Gelap
Prabowo Pangkas Transfer Daerah karena Anggaran Tak Terserap Optimal Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green Bapanas: 25 Merek Beras Fortifikasi Culas Berhenti Produksi-ditarik Sekdaprov Lampung Dr. Marindo Kurniawan Harumkan Nama Lampung Bioetanol Development Centre Diluncurkan, Lampung Mulai Kembangkan Bioetanol, Pilot Project 60 KL Ditargetkan Produksi Desember

Berita Utama · 7 Agu 2026 15:00 WIB ·

Soal Keamanan Data Satelit Lampung-1, BRIN Jamin Aman


 Arif Satria Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan pernyataan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Setpres Perbesar

Arif Satria Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan pernyataan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Setpres

Kerja Sama dengan China, BRIN Pastikan Data Satelit Lampung-1 Tetap di Bawah Otoritas Indonesia

 

radarcom.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan keamanan data dalam proyek satelit Lampung-1 tetap berada di bawah otoritas Indonesia.

Arif Satria Kepala BRIN menyampaikan penegasan tersebut untuk menjawab BRIN termasuk yang terlibat dalam proses itu, dan itu pula yang kemarin sudah didiskusikan bagaimana soal keamanan data dan lain sebagainya,” kata Arif menjawab kekhawatiran mengenai potensi kebocoran data karena proyek itu melibatkan kerja sama antara Indonesia dan China.

“Memang Pemerintah Lampung dan juga berbagai pemegang otoritas yang ada di Indonesia sudah koordinasi dengan BRIN. BRIN termasuk yang terlibat dalam proses itu, dan itu pula yang kemarin sudah didiskusikan bagaimana soal keamanan data dan lain sebagainya,” kata Arif di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2026) dikutip Antara.

Arif menegaskan pengelolaan dan penyimpanan seluruh data yang berkaitan dengan kepentingan Indonesia akan berada di bawah kewenangan BRIN.

“Tetapi yang jelas semua terkait dengan soal penyimpanan data dan lain sebagainya yang untuk Indonesia itu BRIN yang akan memiliki otoritas. Insyaallah aman,” ujarnya.

Selain memastikan keamanan data Lampung-1, BRIN juga tengah menyiapkan peluncuran satelit buatan dalam negeri bernama BRIN NEO-1. Satelit tersebut ditargetkan mengorbit pada awal 2027.

“Nah tetapi yang paling penting lagi kita insyaallah juga akan launching satelit juga BRIN, BRIN NEO-1 itu produksi BRIN sendiri, pabriknya ada di Bogor. Segera kita akan launching awal 2027,” kata Arif.

Sebelumnya, perusahaan antariksa komersial China STAR.VISION meluncurkan satelit Oriental Smart Eye (OSE) Hyperspectral-01 dan Hyperspectral-02 ke orbit pada Rabu (5/8/2026) pagi.

Peluncuran dilakukan menggunakan roket pengangkut Jielong-3 Y12 dari perairan lepas pantai Kota Haiyang, Provinsi Shandong, China. Peluncuran dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Satelit OSE Hyperspectral-01 dikembangkan STAR.VISION bersama Universitas Wuhan dan sejumlah institusi terkait, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung.

Satelit yang diberi nama Lampung-1 oleh Indonesia tersebut menjalankan misi kerja sama Indonesia-China dalam bidang penginderaan jauh, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta pengembangan kapasitas antariksa. (ant/rci)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

Baca Lainnya

Prabowo Pangkas Transfer Daerah karena Anggaran Tak Terserap Optimal

16 September 2026 - 20:56 WIB

Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green

16 September 2026 - 20:28 WIB

Bapanas: 25 Merek Beras Fortifikasi Culas Berhenti Produksi-ditarik

15 September 2026 - 23:39 WIB

Sekdaprov Lampung Dr. Marindo Kurniawan Harumkan Nama Lampung

15 September 2026 - 13:47 WIB

Bioetanol Development Centre Diluncurkan, Lampung Mulai Kembangkan Bioetanol, Pilot Project 60 KL Ditargetkan Produksi Desember

14 September 2026 - 21:34 WIB

Menkeu Purbaya Diganti

14 September 2026 - 20:30 WIB

Trending di Berita Utama