radarcom.id – Gubernur Lampung Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., tak kenal lelah memperjuangkan infrastruktur perbaikan jalan di Lampung. Setelah dengan berani membuat terobosan pembangunan rigid beton untuk perbaikan jalan di Lampung agar awet, Iyay Mirza –sapaan akrabnya tengah serius menata persoalan drainase yang disebut punya andil besar terhadap keawetan jalan.
Bahkan, ada pemandangan yang jarang terjadi. Dimana Iyay Mirza terlihat gusar dan “semprot” Walikota Metro Bambang Iman Santoso saat meninjau Perbaikan jalan Ruas Wates-Metro.
“Pak wali mana pak wali? Kan dulu sudah janji tidak ada yang begini-begini lagi.. lurah mana lurah coba panggil,” kata Mirza sambil menunjuk Drainase jalan yang tertutup beton tanpa perencanaan yang sesuai aturan.
Bahkan Iyay Mirza menemukan galon yang dimasukkan di drainase. “Ini ada galon,” kata Mirza saat masuk melongok ke saluran drainase.
https://www.instagram.com/reel/DXsmkeqD73T/?igsh=MWVxeDZhb3ViN3QzMQ==
Kepada Walikota Metro, Iyay Mirza dengan rinci mengatakan bahwa boleh saja membuat drainase namun pihak pemerintah setempat diberi gambar, baru dibuat drainase dengan diberikan u-dicth terlebih dahulu,” kata dia.
Untuk diketahui, U-dicth ini punya peranan penting mengatur debit air dan kelancaran air sehingga tidak menyebabkan banjir dan mengganggu kualitas jalan. Bentuk u-dicth adalah beton cetak berbentuk huruf “U” yang siap pakai dengan memberikan galian drainase yang diatur kemiringannya agar air teralirkan dengan lancar.
Belum ada pernyataan resmi dari Walikota Metro terkait potongan video yang ramai beredar di media sosial tersebut.
“Jadi begini, kita akan bongkar dari ujung sana sampai sana, dalam sebulan ke depan,” kata Iyay Mirza yang juga dihadiri Kadis BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah. (rci/rci)











