Menu

Mode Gelap
Dipimpin Rycko Menoza SZP, Momentum Golkar Bandar Lampung Bangkit Songsong Kemenangan Bukan Omon-omon, Prestasi Pemprov Lampung di PORNAS KORPRI Terus Meningkat, Bidik Sukses Prestasi dan Ekonomi di 2027 Andi Surya: Kuliah Gratis di PTN Wujudkan Amanat UUD 1945 Siswa SD Tersedak Kelengkeng, Satgas MBG Lampung Evaluasi Menu Buah untuk Anak Sekolah Muncul Daratan Baru Sekitar Gunung Anak Krakatau Seluas 30 Hektar

Berita Utama · 14 Jun 2026 15:21 WIB ·

Diduga Akibat Temuan BPK, Ratusan Kepsek Mundur


 Diduga Akibat Temuan BPK, Ratusan Kepsek Mundur Perbesar

radarcom.id – Sebanyak 326 kepala sekolah disebut berencana mundur setelah ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Sulsel.

Dilansir Antara, Sabtu (13/6/2026), dalam RDP terungkap bahwa dugaan perintah mundur ini menyasar kepala SMA dan SMK. Pada tahap pertama, terdapat 128 kepsek yang diminta mundur, disusul 198 kepsek pada tahap kedua, sehingga totalnya mencapai 326 orang.

 

Kebijakan itu diduga dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel. Total SMA dan SMK se-Sulsel tercatat sebanyak 1.532 sekolah.

Terkait hal itu, BPK sejatinya merekomendasikan agar temuan tersebut diselesaikan melalui mekanisme pengembalian kerugian. Rekomendasi ini pun telah ditindaklanjuti dan diselesaikan oleh para kepsek yang bersangkutan.

Komisi E DPRD Sulsel mendesak Disdik menyelesaikan polemik rencana mundurnya 326 kepala sekolah, menyusul adanya isu tentang adanya dugaan perintah pengunduran diri menjelang penerimaan murid baru 2026/2027.

 

“Kami saran dan rekomendasi agar penandatanganan surat pernyataan pengunduran diri kepala sekolah itu dihentikan. Kami meminta Kepala Dinas Pendidikan membicarakan persoalan ini baik-baik, agar tidak menimbulkan riak maupun isu negatif terkait dugaan pemaksaan kepsek untuk mundur,” ujar Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah.

 

Andi Tenri menilai karena temuan itu sudah diakui Kadisdik. Seharusnya, katanya, persoalan mengenai temuan BPK ini selesai.

 

“Temuan itu sudah dikembalikan oleh kepala sekolah, bahkan hal ini diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan. Jadi, kami menganggap persoalan tersebut sudah selesai, dan tidak perlu ada surat pernyataan pengunduran diri yang dibuat lagi oleh kepsek,” kata Andi.

 

Menurutnya, karena kesalahan administrasi telah diperbaiki dan dana BOS telah dikembalikan sesuai rekomendasi BPK, Disdik harus mencari solusi terbaik tanpa ada pihak yang dirugikan.

 

Menurutnya, pengunduran diri massal bukanlah solusi dan meminta Disdik segera melaporkan perkembangan ini kepada Gubernur. (rci/detik)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

Baca Lainnya

Dipimpin Rycko Menoza SZP, Momentum Golkar Bandar Lampung Bangkit Songsong Kemenangan

24 September 2026 - 13:33 WIB

Bukan Omon-omon, Prestasi Pemprov Lampung di PORNAS KORPRI Terus Meningkat, Bidik Sukses Prestasi dan Ekonomi di 2027

24 September 2026 - 12:50 WIB

Andi Surya: Kuliah Gratis di PTN Wujudkan Amanat UUD 1945

24 September 2026 - 07:49 WIB

Siswa SD Tersedak Kelengkeng, Satgas MBG Lampung Evaluasi Menu Buah untuk Anak Sekolah

23 September 2026 - 19:02 WIB

Muncul Daratan Baru Sekitar Gunung Anak Krakatau Seluas 30 Hektar

23 September 2026 - 17:41 WIB

Gubernur Mirza Dorong Unila Jadi Motor Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi

23 September 2026 - 15:06 WIB

Trending di Berita Utama