radarcom.id — Acungan jempol untuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung yang konsisten terus mendorong peningkatan penjualan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan menggerakkan ekonomi rakyat sesuai dengan arahan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, agar pemerintah berdampak langsung ke masyarakat.
Dinas Perindag Provinsi Lampung memfasilitasi Bazar Rebo sudah berlangsung sejak Maret 2020 dan konsisten terus berlangsung hingga saat ini.

Bazar Rebo Dinas Perindag Provinsi Lampung yang rutin digelar di halaman Dinas setempat. Diikuti para UMKM yang menjual berbagai produk lokal Lampung. Foto Istimewa
Diantaranya melalui pelaksanaan kegiatan Bazar Rebo yang digelar setiap hari Rabu di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.
Bazar yang dimulai pukul [08.00] WIB tersebut menjadi ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan beragam produk unggulan kepada masyarakat. Produk yang tersedia meliputi aneka jajanan, kuliner khas daerah, hingga busana batik khas Lampung dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Mohammad Zimmi Skil, S.E., M.M., mengatakan Bazar Rebo merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan UMKM, khususnya dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan transaksi penjualan produk lokal.
“Bazar Rebo kami hadirkan sebagai wadah bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan penjualan, memperkuat daya saing produk lokal, sekaligus menggerakkan perekonomian daerah,” ujar Mohammad Zimmi Skil.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem usaha yang produktif serta berkelanjutan.
Zimmi mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan Bazar Rebo dengan membeli dan menggunakan produk-produk buatan pelaku UMKM Lampung. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi langkah nyata dalam mendorong UMKM agar dapat berkembang dan naik kelas.
“Ketika masyarakat memilih produk lokal, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku UMKM, tetapi juga berdampak pada perputaran ekonomi di daerah. Mari bersama-sama bangga menggunakan produk lokal Lampung,” katanya.
Melalui Bazar Rebo, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung berharap produk UMKM semakin dikenal luas, memiliki peluang pasar yang lebih besar, serta mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (rci/rci)








