Menu

Mode Gelap
Dipimpin Rycko Menoza SZP, Momentum Golkar Bandar Lampung Bangkit Songsong Kemenangan Bukan Omon-omon, Prestasi Pemprov Lampung di PORNAS KORPRI Terus Meningkat, Bidik Sukses Prestasi dan Ekonomi di 2027 Andi Surya: Kuliah Gratis di PTN Wujudkan Amanat UUD 1945 Siswa SD Tersedak Kelengkeng, Satgas MBG Lampung Evaluasi Menu Buah untuk Anak Sekolah Muncul Daratan Baru Sekitar Gunung Anak Krakatau Seluas 30 Hektar

Berita Utama · 24 Jul 2026 14:11 WIB ·

Sekdaprov Marindo: Desa-ku Maju Dapat Perhatian Khusus dari Bappenas


 Dr. Ir. Marindo Kurniawan, ST, MM. Foto dok Perbesar

Dr. Ir. Marindo Kurniawan, ST, MM. Foto dok

radarcom.id – Pemerintah pusat mendorong Provinsi Lampung menjadi pusat hilirisasi komoditas pangan nasional. Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas ke Kantor Gubernur Lampung, Jumat 24 Juli 2026, yang juga membahas sinkronisasi arah pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan nasional.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan pertemuan tersebut difokuskan pada penyelarasan perencanaan pembangunan Provinsi Lampung agar terintegrasi dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Alhamdulillah hari ini kita menerima kunjungan kerja dari Menteri Bappenas. Kita melakukan sinkronisasi mengenai bagaimana perencanaan pembangunan di Provinsi Lampung ke depan bisa sepenuhnya terintegrasi dengan perencanaan nasional,” kata Mirza usai pertemuan, Jumat (24/7/2026).

Menurut Iyay Mirza–sapaan akrabnya, salah satu arahan utama dari pemerintah pusat adalah menjadikan Lampung sebagai pusat hilirisasi berbagai komoditas pangan unggulan.

“Ke depan fokus pemerintah pusat akan mendorong agar Lampung menjadi pusat hilirisasi komoditas pangan,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengatakan seluruh usulan strategis Pemprov Lampung telah disampaikan kepada Menteri Bappenas, termasuk keinginan agar Lampung menjadi model nasional pengembangan industri hilir berbasis singkong.

“Kita mengusulkan bagaimana hilirisasi singkong atau ubi kayu, sehingga Provinsi Lampung dapat ditetapkan sebagai model pengolahan hilirisasi ubi kayu di Indonesia. Begitu juga hilirisasi produk-produk pangan lainnya,” kata Dr. Marindo.

Selain sektor pangan, Bappenas juga menaruh perhatian terhadap pembangunan desa di Lampung. Salah satunya melalui pengembangan Indeks Desa Sehat yang dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi pedesaan.

Menurut Marindo, konsep pembangunan Desa-ku Maju yang selama ini dijalankan Pemerintah Provinsi Lampung juga mendapat perhatian khusus dari Bappenas untuk dikembangkan sebagai model pembangunan nasional.

Konsep tersebut mengintegrasikan penguatan ketahanan pangan, swasembada energi, dan swasembada air dalam pembangunan desa.

“Model Desa-ku Maju ini menjadi model yang akan diangkat menjadi model tingkat nasional. Harapannya konsep yang telah diimplementasikan di Provinsi Lampung bisa diterapkan secara efektif secara nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan pengembangan komoditas pangan, terutama singkong, akan menjadi salah satu fokus utama dalam model tersebut sehingga dapat memperkuat posisi Lampung sebagai daerah penghasil sekaligus pusat industri pengolahan pangan berbasis komoditas lokal.

Dalam kesempatan itu, para bupati dan wali kota se-Lampung juga menyampaikan berbagai usulan pembangunan prioritas di daerah masing-masing agar dapat diselaraskan dengan rencana pembangunan nasional melalui Bappenas. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Dipimpin Rycko Menoza SZP, Momentum Golkar Bandar Lampung Bangkit Songsong Kemenangan

24 September 2026 - 13:33 WIB

Bukan Omon-omon, Prestasi Pemprov Lampung di PORNAS KORPRI Terus Meningkat, Bidik Sukses Prestasi dan Ekonomi di 2027

24 September 2026 - 12:50 WIB

Andi Surya: Kuliah Gratis di PTN Wujudkan Amanat UUD 1945

24 September 2026 - 07:49 WIB

Siswa SD Tersedak Kelengkeng, Satgas MBG Lampung Evaluasi Menu Buah untuk Anak Sekolah

23 September 2026 - 19:02 WIB

Muncul Daratan Baru Sekitar Gunung Anak Krakatau Seluas 30 Hektar

23 September 2026 - 17:41 WIB

Gubernur Mirza Dorong Unila Jadi Motor Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi

23 September 2026 - 15:06 WIB

Trending di Berita Utama