radarcom.id – Retreat Pejabat yang digagas Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal diterapkan bagi seluruh pejabat mulai dari eselon II, III dan para top birokrat yakni Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten dan kota se Provinsi Lampung mendapatkan apresiasi.
Untuk diketahui, Retreat Pejabat Pemprov Lampung memasuki level Sekda, karir tertinggi birokrat. Retreat dibuka secara resmi oleh Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan di Masjid Nurul Ulum Kompleks Islamic Centre Rajabasa Bandar Lampung, mulai 30 Juli – 2 Agustus 2026.
Retreat dinilai tepat untuk pembinaan rohani dan mental spiritualitas keagamaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lampung, sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat.
“Saya menilai program Gubernur Mirza ini bagus. Biar semua pejabat bisa bekerja dengan baik tidak ada KKN perlu dikasih pondasi agama,” terang Ahmad Rusdi Oemar, salah satu tokoh senior pergerakan di Provinsi Lampung, Jumat (31/7/2026).
Dilanjutkan, dengan mengingatkan kembali pondasi keagamaan, maka pejabat di Lampung dalam membuat kebijakan-kebijakan sesuai jabatannya mereka selalu berpihak ke rakyat.
“Salah satu kunci adalah pondasi agama, jika bagus maka kebijakan yang dibuat akan pro rakyat dan tidak melenceng,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu Kadis di Pemprov Lampung yang enggan disebutkan namanya merupakan alumni Retreat Eselon II beberapa waktu lalu mengaku secara pribadi punya banyak manfaat dan perubahan besar dalam hidupnya.
“Jujur, sebelumnya saya kurang taat, hehe. Sejak ikut retreat Pak Gub kemarin, Alhamdulillah ibadah mulai bagus, di sepertiga malam bisa bangun untuk Salat malam. Dan ada rem jadinya. Mengingatkan juga kita sudah tua, pasti akan kembali kepada Allah, maka dengan program ini seperti mengingatkan kita ayo kembali menjemput Rahmat Allah SWT. Alhamdulillah banyak manfaatnya,” ungkap pria yang mulai menumbuhkan jenggotnya ini melalui pesan singkatnya, Kamis (30/7/2026).
Saat Retreat, kata dia, juga membangun kebersamaan sesama ASN sehingga semakin solid. “Persaudaraan semakin kuat, nggak mikir nafsi-nafsi lagi, tapi bagaimana memberikan pelayanan ke masyarakat mengacu teladan Rasulullah SAW, juga seperti Khalifah Umar Bin Khattab dalam melayani umat bisa kita terapkan dan masih banyak lagi,” pungkasnya. (rci/rci)








