Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Sekolah Legislatif Unila, Mukhlis Basri Ajak Mahasiswa Jaga Independensi dan Idealisme Demokrasi Pemprov Lampung Raih Mandaya Award 2026 sebagai Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan TKD Naik, Siapa yang Menentukan Prioritas? Bunda Literasi Lampung Didampingi Ny. Agnesia Marindo Hadiri Pembukaan Pameran Kayu Ara  Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia

Berita Utama · 6 Okt 2026 17:06 WIB ·

ITERA Didorong Jadi Mesin Inovasi dan Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung


 ITERA Didorong Jadi Mesin Inovasi dan Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung Perbesar

radarcom.id – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menjadi salah satu pusat inovasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan teknologi, riset, dan hilirisasi komoditas unggulan Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan dalam Dies Natalis ke-12 ITERA Tahun 2026 di Gedung Kuliah Umum 2 ITERA, Lampung Selatan, Selasa (6/10/2026).

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Sekdaprov Marindo menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-12 ITERA. Ia menilai perkembangan ITERA terus menunjukkan tren positif, ditandai dengan semakin besarnya kepercayaan masyarakat serta semakin kuatnya posisi ITERA sebagai institusi pendidikan tinggi bagi generasi muda dari Lampung maupun daerah lainnya.

“Saya berharap tren ini terus kita dorong. Karena semakin banyak anak-anak mendapatkan pendidikan tinggi, semakin besar pula peluang kita untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu membawa perubahan bagi daerahnya,” ujarnya.

Sekdaprov Marindo menyampaikan bahwasannya pertanian masih menjadi kekuatan utama perekonomian Lampung. Pada semester I 2026, ekonomi Lampung tumbuh 5,43 persen dengan nilai ekonomi mencapai Rp280,28 triliun. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu yang tertinggi kedua di Sumatera.

“Ini adalah kekuatan yang harus kita kelola dengan baik. Kita ingin pertanian tidak berhenti pada aktivitas produksi. Kita ingin pertanian menjadi sumber nilai tambah yang lebih besar bagi petani, pelaku usaha, dan masyarakat di desa,” jelasnya.

Lampung memiliki beragam komoditas unggulan, mulai dari padi, jagung, ubi kayu, kopi, lada, karet, kelapa, tebu, nanas, pisang, kelapa sawit, hingga komoditas peternakan dan perikanan.

“Kita ingin komoditas Lampung tidak hanya keluar dari daerah dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah, dikembangkan teknologinya, diproduksi menjadi produk bernilai tinggi, dan kemudian dipasarkan ke pasar nasional maupun global,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, jelas Sekdaprov Marindo, ITERA memiliki peran penting dalam mendukung agenda hilirisasi dan pengembangan teknologi di Lampung. “Di sinilah saya melihat peran ITERA menjadi sangat penting,” katanya.

Selain hilirisasi, Sekdaprov Marindo menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemprov Lampung telah menjalankan sejumlah program, seperti Program Satu Desa Satu Sarjana, Kelas Migran Vokasi, Kelas Cangkok, Lampung Mengajar, serta pembebasan biaya pendidikan bagi siswa SMA dan SMK negeri.

Menurutnya, penguatan SDM dan inovasi harus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, media, dan masyarakat dalam semangat Sakai Sambayan atau kolaborasi hexahelix.

“Kita ingin setiap penelitian memiliki peluang untuk diterapkan. Kita ingin inovasi tidak berhenti di laboratorium. Kita ingin ilmu pengetahuan hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengapresiasi perkembangan ITERA selama 12 tahun. Ia berharap kerja sama antara ITERA dan Pemprov Lampung dapat terus diperkuat.

Brian juga mendorong pemerintah daerah memanfaatkan perguruan tinggi untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di Lampung dan Sumatera.

“Kami berharap ITERA dapat terus membantu Pemda Lampung. Berbagai masalah yang ada di provinsi kami persilakan untuk diberikan kepada ITERA atau kampus-kampus lainnya, sehingga berbagai penelitian, mulai dari skripsi hingga tesis, nantinya merupakan riset-riset untuk menjawab permasalahan yang ada di Sumatera, khususnya di Lampung,” katanya. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Hadiri Sekolah Legislatif Unila, Mukhlis Basri Ajak Mahasiswa Jaga Independensi dan Idealisme Demokrasi

27 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Pemprov Lampung Raih Mandaya Award 2026 sebagai Provinsi Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan

27 Oktober 2026 - 19:43 WIB

TKD Naik, Siapa yang Menentukan Prioritas?

27 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Bunda Literasi Lampung Didampingi Ny. Agnesia Marindo Hadiri Pembukaan Pameran Kayu Ara 

23 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Apresiasi Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia

23 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemprov Lampung Raih Penghargaan Taspen atas Ketepatan Pembayaran Premi IWP, JKK, dan JKM

23 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Trending di Berita Utama