Menu

Mode Gelap
Prabowo Pangkas Transfer Daerah karena Anggaran Tak Terserap Optimal Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green Bapanas: 25 Merek Beras Fortifikasi Culas Berhenti Produksi-ditarik Sekdaprov Lampung Dr. Marindo Kurniawan Harumkan Nama Lampung Bioetanol Development Centre Diluncurkan, Lampung Mulai Kembangkan Bioetanol, Pilot Project 60 KL Ditargetkan Produksi Desember

Berita Utama · 16 Sep 2026 20:56 WIB ·

Prabowo Pangkas Transfer Daerah karena Anggaran Tak Terserap Optimal


 Ilustrasi finansial Perbesar

Ilustrasi finansial

radarcom.id – Presiden Prabowo Subianto menyoroti pengelolaan anggaran pemerintah daerah yang dinilai tidak optimal dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Menurut Presiden Prabowo, pemerintah pusat perlu memastikan setiap anggaran negara benar-benar digunakan secara efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan dalam kebijakan pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD).

 

“Kadang-kadang aneh, uang oleh Pemda itu tidak digunakan. Kita ada bukti. Ditaruh di bank, ada macam-macam. Atau ada konflik antara bupati sama DPR. Antara gubernur sama DPR. Jadi uang sudah kita transfer, nggak dipakai,” kata Presiden Prabowo dalam “Program Presiden Prabowo Menjawab” sebagaimana dirilis Badan Komunikasi Pemerintah di Jakarta, Rabu.

 

Presiden Prabowo menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena tujuan transfer anggaran ke daerah adalah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengelola anggaran sesuai kebutuhan dan prioritas daerah, namun penggunaannya harus tetap efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Presiden Prabowo juga menyoroti pembangunan infrastruktur dasar di tingkat desa yang dinilai masih belum sebanding dengan anggaran yang telah dialokasikan kepada daerah.

 

“Ini desentralisasi sudah jalan berapa? 25 tahun ya. Dana sudah kita turunkan ke tiap desa. Rp1 miliar. Selama 10 tahun terakhir. Transfer ke daerah sudah. Kenapa jembatan untuk di desa tidak pernah dibuat? Padahal jembatan itu hanya Rp400 juta,” ujarnya.

 

Atas kondisi tersebut, Presiden Prabowo mempertanyakan efektivitas pemanfaatan anggaran yang selama ini telah disalurkan pemerintah pusat kepada daerah.

 

Ia menegaskan kebijakan anggaran harus berorientasi pada hasil dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

 

Pemerintah pusat juga perlu memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBN maupun yang ditransfer ke daerah benar-benar menghasilkan pembangunan dan pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat. (rci/rci)

 

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green

16 September 2026 - 20:28 WIB

Bapanas: 25 Merek Beras Fortifikasi Culas Berhenti Produksi-ditarik

15 September 2026 - 23:39 WIB

Sekdaprov Lampung Dr. Marindo Kurniawan Harumkan Nama Lampung

15 September 2026 - 13:47 WIB

Bioetanol Development Centre Diluncurkan, Lampung Mulai Kembangkan Bioetanol, Pilot Project 60 KL Ditargetkan Produksi Desember

14 September 2026 - 21:34 WIB

Menkeu Purbaya Diganti

14 September 2026 - 20:30 WIB

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemprov Melalui Perindag Provinsi Lampung Terus Perluas Pasar Murah 

14 September 2026 - 10:12 WIB

Trending di Berita Utama