Menu

Mode Gelap
Ririn Kuswantari Nakhodai Golkar Pringsewu, Usung Konsep Strategis MENANG Korve PKOR Way Halim Jadi Momentum Pembenahan Kawasan dan Ruang Publik Kuasa Hukum Nilai Kerugian Negara Dalam Kasus Tanah Kemenag Tak Valid, Dakwaan Disebut Obscuur Libel Pangdam XXI/Radin Inten Kunjungi Pasukan Pengamanan Pulau Enggano, Tegaskan Tugas Adalah Kehormatan Belasan Organisasi Relawan Prabowo Gibran – Jokowi ke Mabes Polri, Laporkan Dugaan Makar Saiful Mujani dkk

Berita Utama · 2 Mar 2026 10:02 WIB ·

Perang Iran, Hizbullah Gabung dan Tembakkan Rudal ke Israel


 Tentara Hizbullah. Foto dok Perbesar

Tentara Hizbullah. Foto dok

radarcom.id – Kelompok Hizbullah Lebanon resmi bergabung dalam perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Kelompok milisi itu menembakkan sejumlah rudal dan drone ke Israel pada Minggu malam sebagai pembalasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

 

Serangan rudal dan drone Hizbullah yang diluncurkan dari Lebanon mengakibatkan sirene berbunyi di beberapa daerah di Israel utara. Ini merupakan serangan pertama dari wilayah Lebanon sejak dimulainya serangan AS dan Israel terhadap Iran. Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengatakan peluncuran proyektil dari Lebanon selatan adalah “tidak bertanggung jawab” dan “tindakan mencurigakan” yang membahayakan keamanan Lebanon. Israel dan Lebanon menyepakati gencatan senjata yang dimediasi AS pada tahun 2024, mengakhiri pertempuran selama lebih dari setahun antara Israel dan Hizbullah, yang memuncak dalam serangan Israel yang sangat melemahkan kelompok yang didukung Iran tersebut. Sejak itu, kedua pihak saling tuding atas pelanggaran gencatan senjata. Kelompok milisi Muslim Syiah tersebut, yang sejak lama menjadi salah satu sekutu utama Teheran di Timur Tengah, menyatakan solidaritas dengan Iran pada hari Sabtu tetapi tidak mengatakan apakah mereka akan terlibat dalam perang kali ini.

 

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perang Amerika bersama Israel melawan Iran akan terus berlanjut hingga semua tujuan Washington tercapai. Trump, dalam sebuah video yang diunggah di Truth Social, juga mengonfirmasi bahwa tiga tentara militer AS telah tewas dalam serangan rudal Iran. Dia mengatakan kemungkinan akan ada lebih banyak korban, sembari bersumpah akan membalaskan kematian para tentara Amerika.

 

“Operasi tempur terus berlanjut saat ini dengan kekuatan penuh, dan akan terus berlanjut sampai semua tujuan kita tercapai. Kita memiliki tujuan yang sangat kuat,” kata Trump. Trump mengatakan kepada NBC News dalam sebuah wawancara pada hari Minggu, “Kami memperkirakan akan ada korban jiwa dalam situasi seperti ini.” “Kami memiliki tiga korban, tetapi kami memperkirakan akan ada korban jiwa,” katanya. “Tetapi pada akhirnya ini akan menjadi hal yang hebat bagi dunia.” (irc/sindonews)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Ririn Kuswantari Nakhodai Golkar Pringsewu, Usung Konsep Strategis MENANG

13 April 2026 - 16:39 WIB

Korve PKOR Way Halim Jadi Momentum Pembenahan Kawasan dan Ruang Publik

13 April 2026 - 11:44 WIB

Kuasa Hukum Nilai Kerugian Negara Dalam Kasus Tanah Kemenag Tak Valid, Dakwaan Disebut Obscuur Libel

13 April 2026 - 07:23 WIB

Pangdam XXI/Radin Inten Kunjungi Pasukan Pengamanan Pulau Enggano, Tegaskan Tugas Adalah Kehormatan

13 April 2026 - 06:44 WIB

Belasan Organisasi Relawan Prabowo Gibran – Jokowi ke Mabes Polri, Laporkan Dugaan Makar Saiful Mujani dkk

13 April 2026 - 06:32 WIB

Halal Bihalal IKA Smanda, Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Pendidikan

11 April 2026 - 10:01 WIB

Trending di Berita Utama