Menu

Mode Gelap
Persija Tertahan di JIS, Mauricio Sesalkan Kurangnya Kontrol Permainan Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI & BNI perMaret 2026 Pembayaran THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil Lampung Terus Berhasil Kendalikan Inflasi, Februari Terendah Kedua Se Indonesia KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT di Bulan Ramadhan

Berita Utama · 2 Mar 2026 10:02 WIB ·

Perang Iran, Hizbullah Gabung dan Tembakkan Rudal ke Israel


 Tentara Hizbullah. Foto dok Perbesar

Tentara Hizbullah. Foto dok

radarcom.id – Kelompok Hizbullah Lebanon resmi bergabung dalam perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Kelompok milisi itu menembakkan sejumlah rudal dan drone ke Israel pada Minggu malam sebagai pembalasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

 

Serangan rudal dan drone Hizbullah yang diluncurkan dari Lebanon mengakibatkan sirene berbunyi di beberapa daerah di Israel utara. Ini merupakan serangan pertama dari wilayah Lebanon sejak dimulainya serangan AS dan Israel terhadap Iran. Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengatakan peluncuran proyektil dari Lebanon selatan adalah “tidak bertanggung jawab” dan “tindakan mencurigakan” yang membahayakan keamanan Lebanon. Israel dan Lebanon menyepakati gencatan senjata yang dimediasi AS pada tahun 2024, mengakhiri pertempuran selama lebih dari setahun antara Israel dan Hizbullah, yang memuncak dalam serangan Israel yang sangat melemahkan kelompok yang didukung Iran tersebut. Sejak itu, kedua pihak saling tuding atas pelanggaran gencatan senjata. Kelompok milisi Muslim Syiah tersebut, yang sejak lama menjadi salah satu sekutu utama Teheran di Timur Tengah, menyatakan solidaritas dengan Iran pada hari Sabtu tetapi tidak mengatakan apakah mereka akan terlibat dalam perang kali ini.

 

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perang Amerika bersama Israel melawan Iran akan terus berlanjut hingga semua tujuan Washington tercapai. Trump, dalam sebuah video yang diunggah di Truth Social, juga mengonfirmasi bahwa tiga tentara militer AS telah tewas dalam serangan rudal Iran. Dia mengatakan kemungkinan akan ada lebih banyak korban, sembari bersumpah akan membalaskan kematian para tentara Amerika.

 

“Operasi tempur terus berlanjut saat ini dengan kekuatan penuh, dan akan terus berlanjut sampai semua tujuan kita tercapai. Kita memiliki tujuan yang sangat kuat,” kata Trump. Trump mengatakan kepada NBC News dalam sebuah wawancara pada hari Minggu, “Kami memperkirakan akan ada korban jiwa dalam situasi seperti ini.” “Kami memiliki tiga korban, tetapi kami memperkirakan akan ada korban jiwa,” katanya. “Tetapi pada akhirnya ini akan menjadi hal yang hebat bagi dunia.” (irc/sindonews)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Persija Tertahan di JIS, Mauricio Sesalkan Kurangnya Kontrol Permainan

4 Maret 2026 - 01:47 WIB

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI & BNI perMaret 2026

4 Maret 2026 - 01:23 WIB

Pembayaran THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

3 Maret 2026 - 22:00 WIB

Lampung Terus Berhasil Kendalikan Inflasi, Februari Terendah Kedua Se Indonesia

3 Maret 2026 - 04:59 WIB

KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT di Bulan Ramadhan

2 Maret 2026 - 23:52 WIB

Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Kabupaten Pesawaran Diperbaiki Pemprov Lampung Tahun Ini

2 Maret 2026 - 23:47 WIB

Trending di Berita Utama