radarcom.id – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) bersama Dinas Perdagangan kabupaten/kota kembali menggelar Gerakan Serentak Penetrasi Pasar atau pasar murah di berbagai wilayah.
Kepala Dinas Perindag Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil, SE, MM, menyampaikan bahwa hingga pekan ketiga atau 23 Juli 2026 kegiatan tersebut telah dilaksanakan di 95 titik yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Lampung.

“Program ini merupakan upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan pasokan pangan, serta mendukung pengendalian inflasi daerah,” ujar Zimmi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program ini melibatkan sinergi antara Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Satgas Pangan, serta dukungan dari Perum Bulog Kanwil Lampung, Bank Indonesia Perwakilan Lampung, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung.
Dalam kegiatan pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah bahan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya minyak goreng Rp15.500 per liter, gula putih Rp17.500 per kilogram, beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, serta tepung terigu Rp9.000 per kilogram.
Adapun sebaran pelaksanaan kegiatan meliputi Kabupaten Tanggamus, Mesuji, Pesawaran, Lampung Barat, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Pesisir Barat, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Tulang Bawang, masing-masing enam titik. Sementara Kabupaten Way Kanan, Lampung Timur, dan Lampung Utara masing-masing lima titik. Kota Metro enam titik dan Kota Bandar Lampung menjadi lokasi terbanyak dengan 14 titik.
Zimmi Skill menegaskan, kegiatan yang berlangsung sepanjang Juli 2026 ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok serta memperkuat daya beli masyarakat.
“Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan pangan yang aman, cukup, dan merata di seluruh wilayah Lampung,” pungkasnya. (rci/rci)








