Menu

Mode Gelap
Sinergi Pemprov dan Kejati Lampung Kian Kokoh, Tingkatkan Pelayanan Publik Kinerja Pemprov Lampung Bakal Lari Cepat, 109 Pejabat Ditata Ulang, Pelantikan Dipimpin Sekdaprov Marindo Lampung Pacu Ekspor dan Tingkatkan Citra Daerah di TEI 2026 Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa Dinas Perindag Provinsi Lampung Konsisten Bantu Penjualan UMKM dan Gerakkan Ekonomi Melalui Bazar Rebo

Berita Utama · 23 Jul 2026 16:28 WIB ·

Komitmen Pemprov Lampung Hadirkan Bahan Pokok Terjangkau, Dinas Perindag Provinsi Penetrasi Pasar di 95 Titik hingga Pekan Ketiga Juli


 Penetrasi Pasar oleh Dinas Perindag Provinsi Lampung. Foto dok Perbesar

Penetrasi Pasar oleh Dinas Perindag Provinsi Lampung. Foto dok

radarcom.id – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) bersama Dinas Perdagangan kabupaten/kota kembali menggelar Gerakan Serentak Penetrasi Pasar atau pasar murah di berbagai wilayah.
Kepala Dinas Perindag Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil, SE, MM, menyampaikan bahwa hingga pekan ketiga atau 23 Juli 2026 kegiatan tersebut telah dilaksanakan di 95 titik yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Lampung.
“Program ini merupakan upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan pasokan pangan, serta mendukung pengendalian inflasi daerah,” ujar Zimmi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program ini melibatkan sinergi antara Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Satgas Pangan, serta dukungan dari Perum Bulog Kanwil Lampung, Bank Indonesia Perwakilan Lampung, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung.
Dalam kegiatan pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah bahan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya minyak goreng Rp15.500 per liter, gula putih Rp17.500 per kilogram, beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, serta tepung terigu Rp9.000 per kilogram.
Adapun sebaran pelaksanaan kegiatan meliputi Kabupaten Tanggamus, Mesuji, Pesawaran, Lampung Barat, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Pesisir Barat, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Tulang Bawang, masing-masing enam titik. Sementara Kabupaten Way Kanan, Lampung Timur, dan Lampung Utara masing-masing lima titik. Kota Metro enam titik dan Kota Bandar Lampung menjadi lokasi terbanyak dengan 14 titik.
Zimmi Skill menegaskan, kegiatan yang berlangsung sepanjang Juli 2026 ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok serta memperkuat daya beli masyarakat.
“Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan pangan yang aman, cukup, dan merata di seluruh wilayah Lampung,” pungkasnya. (rci/rci)
Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Sinergi Pemprov dan Kejati Lampung Kian Kokoh, Tingkatkan Pelayanan Publik

4 September 2026 - 18:06 WIB

Kinerja Pemprov Lampung Bakal Lari Cepat, 109 Pejabat Ditata Ulang, Pelantikan Dipimpin Sekdaprov Marindo

3 September 2026 - 22:09 WIB

Lampung Pacu Ekspor dan Tingkatkan Citra Daerah di TEI 2026

3 September 2026 - 15:02 WIB

Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa

3 September 2026 - 14:23 WIB

Dinas Perindag Provinsi Lampung Konsisten Bantu Penjualan UMKM dan Gerakkan Ekonomi Melalui Bazar Rebo

2 September 2026 - 15:01 WIB

Gus Hilmy Dorong Keluarga Muda Anak Disabilitas Tulis Pengalaman untuk Kikis Stigma Sosial

2 September 2026 - 14:05 WIB

Trending di Berita Utama