Menu ✖

Mode Gelap
Viral Satwa “Tegambuy” di Bumi Kedaton Resort, Akhirnya Sampai ke Telinga Mirza POLITIK, HUKUM, ETIK: 3 OPSI PASCA PUTUSAN MK GIBRAN Trekking 6 KM di Tahura WAR, Gubernur Mirza dan Sekdaprov Marindo Ungkap Destinasi Ekowisata Andalan Dekat Kota Pemprov Lampung Dorong Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Pelestarian Bahasa Daerah Sekdaprov Lampung Dr. Marindo Kurniawan Raih Sekretaris Daerah Terbaik Kategori Orchestration Leadership ADLG Awards 2026

Berita Utama · 23 Jul 2026 16:28 WIB ·

Komitmen Pemprov Lampung Hadirkan Bahan Pokok Terjangkau, Dinas Perindag Provinsi Penetrasi Pasar di 95 Titik hingga Pekan Ketiga Juli


 Penetrasi Pasar oleh Dinas Perindag Provinsi Lampung. Foto dok Perbesar

Penetrasi Pasar oleh Dinas Perindag Provinsi Lampung. Foto dok

radarcom.id – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) bersama Dinas Perdagangan kabupaten/kota kembali menggelar Gerakan Serentak Penetrasi Pasar atau pasar murah di berbagai wilayah.
Kepala Dinas Perindag Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil, SE, MM, menyampaikan bahwa hingga pekan ketiga atau 23 Juli 2026 kegiatan tersebut telah dilaksanakan di 95 titik yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Lampung.
“Program ini merupakan upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan pasokan pangan, serta mendukung pengendalian inflasi daerah,” ujar Zimmi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan program ini melibatkan sinergi antara Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Satgas Pangan, serta dukungan dari Perum Bulog Kanwil Lampung, Bank Indonesia Perwakilan Lampung, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung.
Dalam kegiatan pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah bahan pokok dengan harga terjangkau, di antaranya minyak goreng Rp15.500 per liter, gula putih Rp17.500 per kilogram, beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, serta tepung terigu Rp9.000 per kilogram.
Adapun sebaran pelaksanaan kegiatan meliputi Kabupaten Tanggamus, Mesuji, Pesawaran, Lampung Barat, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Pesisir Barat, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Tulang Bawang, masing-masing enam titik. Sementara Kabupaten Way Kanan, Lampung Timur, dan Lampung Utara masing-masing lima titik. Kota Metro enam titik dan Kota Bandar Lampung menjadi lokasi terbanyak dengan 14 titik.
Zimmi Skill menegaskan, kegiatan yang berlangsung sepanjang Juli 2026 ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok serta memperkuat daya beli masyarakat.
“Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan pangan yang aman, cukup, dan merata di seluruh wilayah Lampung,” pungkasnya. (rci/rci)
Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Viral Satwa “Tegambuy” di Bumi Kedaton Resort, Akhirnya Sampai ke Telinga Mirza

15 Oktober 2026 - 12:00 WIB

POLITIK, HUKUM, ETIK: 3 OPSI PASCA PUTUSAN MK GIBRAN

15 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Trekking 6 KM di Tahura WAR, Gubernur Mirza dan Sekdaprov Marindo Ungkap Destinasi Ekowisata Andalan Dekat Kota

14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Pemprov Lampung Dorong Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Pelestarian Bahasa Daerah

14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Sekdaprov Lampung Dr. Marindo Kurniawan Raih Sekretaris Daerah Terbaik Kategori Orchestration Leadership ADLG Awards 2026

13 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan, Anggota DPD RI Tekankan Pengelolaan Air Terpadu di DIY

13 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Trending di Berita Utama