radarcom.id – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung bersama Dinas Perdagangan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung terus melaksanakan Gerakan Serentak Penetrasi Pasar (Pasar Murah).
Hingga 26 Agustus 2026, kegiatan ini telah menjangkau 108 titik lokasi di berbagai kabupaten/kota sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan pasokan pangan, serta mendukung pengendalian inflasi daerah.

Kadis Perindag Provinsi Lampung Mohammad Zimmi Skil, SE, MM, mengatakan pelaksanaan program ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten/Kota, Satgas Pangan, serta dukungan dari Perum Bulog Kanwil Lampung, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung.
“Gerakan Serentak Penetrasi Pasar, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menjaga keterjangkauan harga bahan pokok, memperkuat daya beli masyarakat, serta mewujudkan ketersediaan pangan yang aman, cukup, dan merata di seluruh wilayah Provinsi Lampung,” kata Zimmi kepada media, Kamis 27 Agustus 2026.
Adapun komoditas yang tersedia dengan harga terjangkau yakni Minyak Goreng : Rp15.500/liter, Gula Putih : Rp17.500/kg, Beras SPHP : Rp58.000/5 kg, Tepung Terigu : Rp9.000/kg.
Adapun sebaran 108 Titik Pasar Murah hingga 26 Agustus 2026: Kabupaten Tanggamus : 8 titik* Kabupaten Mesuji : 8 titik, Kabupaten Lampung Utara : 6 titik, Kabupaten Lampung Barat : 7 titik, Kabupaten Pringsewu : 7 titik, Kabupaten Tulang Bawang Barat : 5 titik, Kabupaten Pesisir Barat : 8 titik, Kabupaten Lampung Tengah : 7 titik, Kabupaten Lampung Selatan : 8 titik, Kabupaten Way Kanan : 8 titik, Kabupaten Lampung Timur : 7 titik, Kabupaten Tulang Bawang : 7 titik, Kota Metro : 7 titik, Kota Bandar Lampung : 15 titik.
“Mari manfaatkan Pasar Murah di wilayah Anda dan bersama-sama mendukung terwujudnya Lampung Maju menuju Indonesia Emas,” pungkas Zimmi. (rci/rci)








