radarcom.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung dibawah kepemimpinan Kadis Perindag Provinsi Lampung Muhammad Zimmi Skil, SE, MM, menaruh perhatian besar terhadap pengembangan industri Mocaf di Bumi Ruwa Jurai.
Pengembangan industri Mocaf sesuai dengan program unggulan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bahwa petani harus mendapatkan nilai tambah dari komoditas pertanian, diantaranya singkong yang memang banyak ditanam petani di Lampung.

Audiensi IKM Mocaf dengan Kadis Perindag Provinsi Lampung. Foto dok
Terungkap dalam audiensi dari Industri Kecil dan Menengah (IKM) Mocaf di Ruang Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung beberapa waktu lalu. Kadis Perindag Zimmi Skil didampingi TPP Gubernur Lampung Mahendra Utama menegaskan bahwa perlu penguatan kolaborasi pelaku IKM Mocaf. Diantaranya adalah pembentukan koperasi.
Pertemuan ini menjadi wadah diskusi untuk membahas penguatan kelembagaan dan pengembangan industri mocaf di Provinsi Lampung.
“Diantaranya penting adanya pembentukan koperasi bagi para pelaku IKM Mocaf. Melalui koperasi, para pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat kolaborasi, meningkatkan kapasitas produksi, memperluas akses pasar, serta membuka peluang untuk mengembangkan dan mengekspor produk mocaf hingga ke pasar internasional,” terang Zimmi.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku IKM guna mendorong pertumbuhan industri mocaf yang lebih berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Gubernur Mirza Dorong Pengembangan Mocaf
Sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran Pemerintah Provinsi Lampung meninjau Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Mocaf (Modified Cassava Flour) Kabupaten Pringsewu di Pekon Tulung Agung, Kecamatan Gadingrejo, Kamis (12/3/2026).
Kunjungan tersebut didampingi Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Sentra IKM tersebut memproduksi tepung mocaf berjenama Selendang Biru, yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah daerah sebagai salah satu produk unggulan berbasis potensi lokal.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor industri kecil dan menengah, sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas singkong yang melimpah di wilayah Pringsewu dan sekitarnya.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa pengembangan industri mocaf memiliki potensi besar dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah serta membuka peluang usaha bagi masyarakat. Selain menjadi alternatif bahan pangan, tepung mocaf juga memiliki prospek pasar yang luas sebagai substitusi tepung terigu dalam berbagai produk olahan makanan. (rci/rci)








