Menu ✖

Mode Gelap
Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta Usai Putusan Bebas Inkracht, Deden Cahyono Kembali Pimpin Bawaslu Mesuji PENYELUNDUPAN HUKUM: AUTOCRATIC LEGALISM, DAPATKAH DIPIDANA ? Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Berita Utama · 27 Sep 2026 13:21 WIB ·

Gubernur Cup 2026 Dibuka, Gubernur Mirza: Kompetisi Adalah Jalan Meningkatkan Kualitas Generasi Muda


 Gubernur Cup 2026 Dibuka, Gubernur Mirza: Kompetisi Adalah Jalan Meningkatkan Kualitas Generasi Muda Perbesar

radarcom.id — Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong pembangunan generasi muda tidak hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga melalui penguatan karakter, kesehatan fisik, kedisiplinan dan budaya olahraga.

 

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat membuka Gubernur Lampung Badminton Open 2026 di Ryuga Badminton Hall, Lampung Selatan, Minggu (27/09/2026).

Pembukaan juga tampak dihadiri diantaranya Sekdaprov Marindo Kurniawan, Sekwan DPRD Provinsi Lampung Descatama Paksi Moeda.

Kompetisi yang berlangsung pada 27 September hingga 4 Oktober 2026 tersebut diikuti 665 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dan mempertandingkan 15 kategori.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya membangun budaya olahraga sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda Lampung yang sehat, disiplin, sportif, dan berprestasi.

 

Menurutnya, lahirnya atlet berprestasi tidak terlepas dari proses pembinaan dan pengaderan yang dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, olahraga perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam pembentukan sumber daya manusia.

 

“Atlet badminton nasional, atlet olahraga nasional, merupakan perwujudan dari sebuah sistem, sebuah program, dan sebuah gerakan. Salah satu gerakan itu adalah bagaimana membentuk generasi sumber daya manusia yang baik untuk menuju Indonesia Emas,” ujar Gubernur.

 

Ia mengatakan, Provinsi Lampung saat ini memiliki perhatian terhadap pembentukan generasi muda yang berkualitas. Selain kemampuan akademik, generasi muda juga perlu memiliki kondisi fisik yang sehat, budaya olahraga, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi sportivitas.

 

“Generasi harus sehat, harus punya budaya olahraga, harus cinta dengan olahraga, harus punya disiplin seperti disiplin dalam berolahraga, dan harus punya sifat fair atau sportivitas seperti dalam olahraga,” katanya.

 

Gubernur juga mendorong agar olahraga, khususnya badminton, dapat menjadi budaya di kalangan anak-anak dan pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.

 

Ia meminta agar pembinaan olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadikan olahraga sebagai ruang bermain, bersosialisasi, membangun kedisiplinan, dan mengembangkan karakter.

 

“Bagaimana menjadikan bukan hanya akademis, tetapi olahraga, terutama badminton, menjadi budaya anak-anak SD, SMP, dan SMA,” ujar Gubernur.

 

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa kompetisi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas atlet. Semakin banyak kompetisi yang diselenggarakan dengan kualitas pertandingan dan lawan yang baik, semakin besar pula kesempatan atlet untuk meningkatkan kemampuan.

 

“Saya percaya tidak akan ada peningkatan kualitas tanpa ada kompetisi. Semakin banyak kompetisi, akan semakin semangat orang untuk meningkatkan kualitas,” katanya.

 

Untuk memperluas ruang kompetisi, Gubernur mendorong agar kegiatan serupa dapat dikembangkan secara berjenjang hingga tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa.

 

Ia mengusulkan agar kompetisi badminton dapat digelar dalam berbagai tingkatan, seperti Bupati Cup, Camat Cup, hingga Kades Cup, sehingga pembinaan atlet dapat dimulai dari tingkat paling bawah.

 

“Maka saya harapkan dorongan dari Pak Asri selaku ketua penyelenggara untuk membuat Gubernur Cup ini juga menjadi inspirasi. Di sini banyak klub-klub badminton, banyak PBSI di setiap kabupaten/kota. Dibuatlah Badminton Open, Bupati Cup, Camat Cup, Kades Cup. Jadi ada kompetisi mulai dari bawah,” ujarnya.

 

Gubernur mengapresiasi penyelenggaraan Gubernur Lampung Badminton Open 2026 yang dinilai dapat menjadi inspirasi sekaligus mendorong tumbuhnya semangat olahraga di Provinsi Lampung.

 

Ia berharap potensi sumber daya manusia Lampung yang besar dapat diarahkan menjadi kekuatan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

 

“Kita punya SDM yang banyak. Ini yang harus kita padukan menjadi satu keunggulan dan ini adalah salah satu cara kita membentuk generasi-generasi terbaik,” katanya.

 

Gubernur juga menyampaikan bahwa fasilitas olahraga yang tersedia di Ryuga Badminton Hall diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga, termasuk pertandingan berskala nasional di masa mendatang. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

19 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Usai Putusan Bebas Inkracht, Deden Cahyono Kembali Pimpin Bawaslu Mesuji

19 Oktober 2026 - 20:11 WIB

PENYELUNDUPAN HUKUM: AUTOCRATIC LEGALISM, DAPATKAH DIPIDANA ?

19 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat

18 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

18 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM

17 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Trending di Berita Utama