Menu ✖

Mode Gelap
Calon Rektor Unila Dr. Budiyono Diundang Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Sampaikan Masukan Akademik RUU Perampasan Aset di Komisi III DPR RI Gubernur Mirza Bikin Kaget Rektor ITERA Soal Logam Tanah Jarang MAKN Silaturahmi dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani I Komang Koheri Resmi Dilantik Jadi Bupati Lampung Tengah Definitif Batin Wulan Didampingi Ny. Agnesia Marindo Canangkan Desa Tapis di Pekon Margosari Pringsewu 

Berita Utama · 12 Agu 2026 19:19 WIB ·

Seperti Api Disiram Air! Jawaban Iyay Mirza Bikin Jelas Mahasiswa Terkait Jalan Rusak hingga Kesejahteraan Petani Lampung 


 Suasana PPKMB Mahasiswa Baru Unila yang bertanya ke Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di GSG Universitas Lampung yang sempat viral. Foto ist Perbesar

Suasana PPKMB Mahasiswa Baru Unila yang bertanya ke Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di GSG Universitas Lampung yang sempat viral. Foto ist

radarcom.id – Momen Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) mahasiswa baru (Maba) Universitas Lampung menjadi viral di media sosial lantaran ada pertanyaan cukup kritis kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang mengisi acara PPKAB di GSG Unila, Selasa (11/8/2026).

Bagas, mahasiswa baru FISIP Unila asal Jakarta dengan lugas bertanya kepada Gubernur Mirza tentang kerusakan jalan di Provinsi Lampung yang menurutnya berjumlah ratusan kilometer dan bagaimana langkah preventif dari Pemprov Lampung.

Mahasiswa tersebut juga menyoroti mengapa Gubernur Mirza lebih memilih Satelit Lampung-1 dibandingkan problem jalan rusak.

Sontak hal ini membuat Iyay Mirza –sapaan akrab Gubernur Lampung tersenyum. “Ini pertanyaan diskusi mahasiswa kan, yuk kita buka datanya, agar kita tahu akar permasalahannya jalan rusak dan lainnya seperti yang ditanyakan. Kita lihat indeks perkapita dan penghasilan petani dulu dan saat ini,” kata Mirza.

Diterangkan Mirza, Lampung bukan provinsi yang punya industri besar, punya tambang dan sebagainya. Lampung sepertiga Sumatera Selatan namun panjang jalannya hampir sama, penduduknya juga hampir sama sehingga banyak mobilitas .

“Lampung bukan dari industri besar, atau pertambangan, tetapi sebagian besar Lampung adalah dari pertanian, sektor komoditas pertanian kita sekitar total 15 juta ton dari padi, singkong, jagung. Dan hanya dari pajak kendaraan bermotor untuk perbaikan jalan. Jutaan ton komoditas pertanian tadi diangkut dengan mobil truk besar tronton bukan mobil kecil karena bakal rugi dan ditimpakan petani. Nah persoalannya ini menjadikan jalan di Lampung rusak,” kata Mirza mengisahkan kondisi Lampung di masa lalu.

Dilanjutkan, saat ini petani mulai menikmati hasil pertanian seperti harga gabah, jagung dan singkong menjadi lebih baik. Saat ini, anak-anak petani juga sudah mulai merasakan perubahan diantaranya orang tuanya tak lagi membayar uang komite sekolah untuk tingkat SMA.

“Kita para petani di Lampung sudah mulai menikmati kenaikan harga gabah, singkong dan jagung baru mulai 2025. Dan kami sudah lakukan perbaikan jalan ini sangat berhubungan erat dengan kesejahteraan petani itu langkah preventif kami. Dan saya pastikan untuk perbaikan dan pembangunan jalan kami tidak efisiensi,” terangnya.

Jawaban ini membuat Bagas sang penanya menjadi jelas dan disambut tepuk tangan. Pertanyaan Bagas yang sempat berapi-api berhasil dijawab dengan jelas oleh Gubernur Mirza. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 90 kali

Baca Lainnya

Calon Rektor Unila Dr. Budiyono Diundang Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Sampaikan Masukan Akademik RUU Perampasan Aset di Komisi III DPR RI

3 November 2026 - 18:24 WIB

Gubernur Mirza Bikin Kaget Rektor ITERA Soal Logam Tanah Jarang

3 November 2026 - 18:06 WIB

MAKN Silaturahmi dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani

3 November 2026 - 17:52 WIB

I Komang Koheri Resmi Dilantik Jadi Bupati Lampung Tengah Definitif

3 November 2026 - 17:08 WIB

Batin Wulan Didampingi Ny. Agnesia Marindo Canangkan Desa Tapis di Pekon Margosari Pringsewu 

2 November 2026 - 21:38 WIB

GEMARI Gelar Workshop Leadership dan Public Speaking, Cetak Generasi Muda Berjiwa Pemimpin

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Trending di Berita Utama