radarcom.id – Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Lampung (Unila) dipastikan bakal semakin seru. Setelah tiga orang mendaftarkan dirinya dua pekan lalu, Jum’at besok, 28 Agustus 2026, giliran Prof. Rudy, SH, LL.M, LL.D, melakukan hal yang sama.
“Iya, InshaAllah besok saya menyerahkan berkas pendaftaran dalam pilrek Unila. Mohon doanya,” kata Prof. Rudy melalui pesan WhatsApp, Kamis siang, 27 Agustus 2026.
Meski memastikan dirinya akan ikut kontestasi pemilihan Rektor Unila periode 2027-2031, namun akademisi kelahiran Telukbetung 4 Januari 1981 ini belum mau menyampaikan program unggulannya untuk Unila ke depan bila terpilih sebagai pimpinan tertinggi PTN tertua dan terbesar di Provinsi Lampung itu.
“Nanti saja ya bicara program pengembangan Unila-nya. Saya masih fokus pada pendaftaran. Step by step aja kita menjalaninya,” ucap Guru Besar Hukum Tata Negara FH Unila ini.
Diketahui, Prof. Rudy, SH, LL.M, LL.D, menyelesaikan pendidikan S1 -SH- di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1999-2003), gelar LL.M (Master of Laws) diraihnya dari Law and Development Kobe University, Jepang (2005-2007), dan gelar LL.D (Doctor of Laws) juga dari Kobe University, Jepang (2009-2012).
Sedangkan bidang keahlian Prof. Rudy, diantaranya hukum tata negara, hukum pemerintahan daerah, hukum perundang-undangan, perancangan peraturan perundang-undangan, konstitusi, teori hukum, hukum pemilu dan pilkada, dan perbandingan tata negara.

Sampai saat ini, mantan Wakil Rektor Unila Bidang Umum dan Keuangan itu masih memegang beberapa posisi strategis. Diantaranya Kepala Divisi Akademik Pengurus Pusat APHTN-HAN, Ketua Pengurus Daerah Asosiasi Dosen HTN-HAN Provinsi Lampung, dan Ketua Komisi Hukum MUI Provinsi Lampung.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua pekan lalu tiga kandidat Rektor Unila telah mendaftarkan dirinya. Yaitu Prof. Warsito, Dr. Budiyono, SH, MH, dan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar.
Proses pendaftaran bakal calon Rektor Unila berlangsung hingga tanggal 4 September 2026 mendatang. (rci/rci)








