Menu

Mode Gelap
Sekdaprov Marindo Kurniawan Tekankan Proyek Perubahan PKN Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Latansa 2026, PKS Lampung Siapkan 900 Kader Perempuan yang Bugar, Siaga, dan Siap Berkontribusi PDI-P Bandar Lampung Bagikan Ribuan Masker dan Semprot Jalan Dampak Abu Vulkanik Ketua FPKS Agus Widodo Ajak Seluruh Elemen Masyarakat dan Pemerintah Gelar Salat Istisqa’ Dr. Marindo: Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan

Berita Utama · 1 Mar 2026 12:56 WIB ·

MUI Sampaikan Duka atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei


 Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei. Foto dok Perbesar

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei. Foto dok

radarcom.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Pernyataan tersebut tertuang dalam Tausiyah MUI tentang Eskalasi Serangan Israel-Amerika terhadap Iran.

 

Tausiyah itu diterbitkan melalui surat Nomor: Kep-28/DP-MUI/III/2026 yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan pada Minggu (1/3/2026).

 

Dalam tausiyah tersebut, MUI mengutuk serangan Israel yang disebut didukung Amerika Serikat karena dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan serta amanat Pembukaan UUD 1945, khususnya komitmen untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

MUI juga menyatakan memahami serangan balasan Iran ke sejumlah negara Teluk sebagai respons atas serangan sebelumnya. Menurut MUI, tindakan tersebut diklaim menyasar pangkalan militer dan dinilai berada dalam kerangka hukum internasional.

 

Pada sisi lain, MUI menuding serangan bom Israel dan Amerika turut menyasar fasilitas sipil di Iran, termasuk sekolah dasar, yang dilaporkan menewaskan sekitar 160 anak-anak.

 

“Untuk menghindari eskalasi yang lebih luas, Amerika dan Israel harus menghentikan serangan ke Iran karena bertentangan dengan Pasal 2 ayat (4) Piagam PBB,” ujarnya.

 

MUI menilai serangan militer Israel dan Amerika terhadap Iran merupakan eskalasi serius yang berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke konflik terbuka yang lebih luas.

“Situasi ini tidak boleh dipandang sebagai insiden terpisah, melainkan bagian dari konfigurasi geopolitik yang lebih besar. Ini adalah tugas semua negara untuk mewujudkan perdamaian dan memberikan perlindungan maksimal kepada warga sipil,” kata Anwar.

 

MUI juga menduga terdapat motif strategis di balik serangan tersebut, yakni melemahkan posisi Iran di kawasan Teluk dan membatasi dukungan Iran terhadap perjuangan Palestina. (irc)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

Baca Lainnya

Sekdaprov Marindo Kurniawan Tekankan Proyek Perubahan PKN Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

8 September 2026 - 18:12 WIB

Latansa 2026, PKS Lampung Siapkan 900 Kader Perempuan yang Bugar, Siaga, dan Siap Berkontribusi

7 September 2026 - 22:14 WIB

PDI-P Bandar Lampung Bagikan Ribuan Masker dan Semprot Jalan Dampak Abu Vulkanik

7 September 2026 - 18:05 WIB

Ketua FPKS Agus Widodo Ajak Seluruh Elemen Masyarakat dan Pemerintah Gelar Salat Istisqa’

7 September 2026 - 09:00 WIB

Dr. Marindo: Pemprov Lampung Dukung PPDS Anestesiologi Unila, Perkuat Layanan Kegawatdaruratan dan SDM Kesehatan

6 September 2026 - 13:16 WIB

SMA YP Unila Gelar Smanila Run, Meriahkan Youth Project IX dengan Ribuan Peserta

6 September 2026 - 12:39 WIB

Trending di Berita Utama