Menu

Mode Gelap
KNPI Lampung Terbang ke Aceh Tengah, Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat Daftar 18 Proyek Jalan yang Gunakan Dana Pinjaman Rp1 Triliun Cerita Rano Karno Pulang Umrah di Tengah Perang AS-Israel vs Iran Ramadan: Bulan Solidaritas dan Mengingat Fakir Miskin

Berita Utama · 2 Mar 2026 05:34 WIB ·

Maudy Koesnaedi Jadi Pembicara di Wisuda ISI Bali


 Maudy Koesnaedi Jadi Pembicara di Wisuda ISI Bali Perbesar

radarcom.id –  Maudy Koesnaedi baru-baru ini mencuri perhatian publik saat tampil elegan mengenakan kebaya khas Betawi dalam sesi pemotretan nostalgia kemenangan None Jakarta bersama para finalis sejak 1975 sampai 2024. Paras anggunnya yang tak lekang oleh waktu, berpadu apik dengan busana tradisional yang sarat makna, membangkitkan kembali kenangan manis yang ia capai pada tahun 1993 silam.

Potret dirinya bersama para alumni None Jakarta lainnya, yang berbalut kebaya warna-warni penuh motif, diabadikan di tangga putih ikonik Balai Kota Jakarta. Momen ini menjadi bagian dalam memperingati ulang tahun Jakarta ke-498, serta sebagai penguat eksistensi kebaya sebagai simbol budaya yang harus terus dikenalkan kepada setiap generasi.

Salah satu tampilan yang paling mencolok adalah kebaya marun bermotif bunga yang dikenakan Maudy. Setiap detail kebaya, dari desain hingga aksesori pendukung, menciptakan kesan anggun khas perempuan Betawi yang kuat. Tampilan ini tentunya menginspirasi kalangan muda untuk turut melestarikan pakaian tradisional ini. Simak informasinya berikut, dirangkum Liputan6, Senin (23/6).

Dikutip dari Instagram @maudykoesnaedi, dalam rangka memperingati HUT Jakarta tahun ini, Maudy Koesnaedi tampil memikat dengan kebaya kutu baru berwarna merah marun. Warna yang kuat dan tegas ini memberikan kesan elegan namun tetap membumi, menggambarkan karakter wanita Jakarta yang anggun dan berwibawa. Tidak hanya itu, kebaya ini juga memperlihatkan kesinambungan antara tradisi dan modernitas melalui desain dan pilihan bahan yang digunakan.

Motif bunga yang mendominasi seluruh permukaan kebaya menambahkan kesan manis dan feminim. Bunga-bunga kecil berwarna pink terang memberikan kontras cantik dengan latar marun, menciptakan tampilan yang tidak hanya klasik tetapi juga segar dan menawan. Setiap motifnya tampak tersusun rapi hingga menjuntai ke bawah, memberikan efek visual yang memanjakan mata.

“Dirgahayu Kota Jakarta ke 498. Salam dari kami, para Juara 1 Abang None Jakarta yang menjadi representasi warna-warni budaya Jakarta dari tahun 1975 hingga 2024,” tulis Maudy. (irc)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

KNPI Lampung Terbang ke Aceh Tengah, Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

5 Maret 2026 - 10:56 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat

5 Maret 2026 - 09:49 WIB

Daftar 18 Proyek Jalan yang Gunakan Dana Pinjaman Rp1 Triliun

5 Maret 2026 - 09:08 WIB

Cerita Rano Karno Pulang Umrah di Tengah Perang AS-Israel vs Iran

5 Maret 2026 - 08:37 WIB

Ramadan: Bulan Solidaritas dan Mengingat Fakir Miskin

5 Maret 2026 - 06:37 WIB

Sekdaprov Marindo Kurniawan Imbau ASN Tertib Lapor Lebih Awal LHKPN Sebelum 14 Maret

4 Maret 2026 - 21:39 WIB

Trending di Berita Utama