Menu ✖

Mode Gelap
Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta Usai Putusan Bebas Inkracht, Deden Cahyono Kembali Pimpin Bawaslu Mesuji PENYELUNDUPAN HUKUM: AUTOCRATIC LEGALISM, DAPATKAH DIPIDANA ? Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Berita Utama · 18 Agu 2026 17:27 WIB ·

Ade Utami: Patriotisme Hari Ini Bukan Angkat Senjata, tapi Angkat Persoalan Rakyat


 Ade Utami: Patriotisme Hari Ini Bukan Angkat Senjata, tapi Angkat Persoalan Rakyat Perbesar

radarcom.id — Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, tantangan patriotisme telah berubah. Jika para pejuang dahulu mengangkat senjata untuk merebut kemerdekaan, maka generasi hari ini dituntut mengangkat persoalan rakyat, mencari jalan keluarnya, dan memastikan kemerdekaan benar-benar terasa dalam kehidupan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Ketua DPW PKS Lampung H. Ade Utami Ibnu dalam peringatan HUT ke-81 RI di pelataran DPW PKS Lampung.

Ade menegaskan, kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni dan simbol kebangsaan. “**Kemerdekaan bukan sekadar usia, bukan sekadar upacara, bukan sekadar bendera yang kita kibarkan. Kemerdekaan harus hadir dalam kehidupan nyata rakyat**,” tegasnya. Karena itu, ia mengajak kader melihat kemerdekaan dari persoalan konkret: kesejahteraan petani dan nelayan, kesempatan ekonomi masyarakat desa, kualitas pelayanan publik, hingga masa depan generasi muda.

Menurut Ade, cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur harus dimulai dari daerah. Lampung, dengan kekuatan pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, dan sumber daya manusianya, memiliki peran strategis dalam membangun kedaulatan Indonesia. Kemajuan daerah, katanya, tidak boleh hanya terlihat dalam angka pertumbuhan ekonomi, tetapi harus bermuara pada pendapatan, kesempatan kerja, dan kehidupan rakyat yang lebih baik.

Karena itu, Ade menegaskan politik harus dikembalikan pada fungsi utamanya: **menyelesaikan persoalan rakyat**. PKS, menurutnya, tidak cukup hanya menjadi bagian dari politik Lampung, tetapi harus menjadi bagian dari solusi. Politik gagasan, pelayanan, pemberdayaan ekonomi, pendidikan generasi muda, serta kepemimpinan yang bersih dan profesional harus diwujudkan dalam kerja yang memiliki dampak nyata.

Momentum kemerdekaan juga menjadi pijakan Ade untuk menyerukan lima gerakan PKS Lampung: politik gagasan, hadir melayani, pemberdayaan ekonomi, pendidikan dan generasi muda, serta kepemimpinan bersih dan profesional. Ia mengingatkan kader agar tidak menunggu jabatan, momentum politik, atau pujian untuk berbuat. “Hadir sebelum diminta. Bekerja sebelum dipuji. Membantu tanpa menunggu momentum,” ujarnya.

Pada akhirnya, Ade mengajak kader mengukur pengabdian bukan dari jabatan yang berhasil diraih, melainkan dari manfaat yang tetap dirasakan masyarakat setelah amanah berakhir. “Jangan kita tanyakan hanya, ‘Apa yang sudah kita dapatkan dari Lampung?’ Tetapi: ‘Apa yang sudah kita berikan untuk Lampung?’

” Dari Lampung, ia menyerukan agar semangat kemerdekaan diterjemahkan menjadi kerja, pelayanan, keberpihakan kepada rakyat, dan kontribusi nyata untuk Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. (rls/Iis)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

19 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Usai Putusan Bebas Inkracht, Deden Cahyono Kembali Pimpin Bawaslu Mesuji

19 Oktober 2026 - 20:11 WIB

PENYELUNDUPAN HUKUM: AUTOCRATIC LEGALISM, DAPATKAH DIPIDANA ?

19 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat

18 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

18 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM

17 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Trending di Berita Utama