Menu

Mode Gelap
733 Siswa dari 98 SMP Adu Bakat Islami di Pentas PAI Bandar Lampung 2026 Publik Lampung Puas terhadap Kinerja Gubernur Mirza 81,75 Persen, Jihan 80,38 Persen Prabowo Pangkas Transfer Daerah karena Anggaran Tak Terserap Optimal Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green Bapanas: 25 Merek Beras Fortifikasi Culas Berhenti Produksi-ditarik

Berita Utama · 3 Mar 2026 04:59 WIB ·

Lampung Terus Berhasil Kendalikan Inflasi, Februari Terendah Kedua Se Indonesia


 Lampung Terus Berhasil Kendalikan Inflasi, Februari Terendah Kedua Se Indonesia Perbesar

radarcom.id — Meski terjadi peningkatan permintaan selama Ramadan, stabilitas harga bahan pokok di Provinsi Lampung tetap terjaga.

‎Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti Pemerintah Provinsi Lampung secara virtual dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Bandarlampung, Selasa (3/3/2026).

‎Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dan diikuti Tim Pengendalian Inflasi Daerah seluruh Indonesia tersebut memaparkan perkembangan inflasi terkini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

‎Berdasarkan paparan BPS, inflasi Provinsi Lampung secara bulanan (month to month) pada Februari 2026 tercatat sebesar 0,36%, lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi nasional yang mencapai 0,68%. Kondisi ini menunjukkan harga komoditas di Lampung relatif terkendali meskipun terjadi peningkatan permintaan selama Ramadan.

‎Adapun Inflasi nasional secara tahunan (year on year/y-o-y) pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,76%. Pada periode yang sama, inflasi tahunan Provinsi Lampung sebesar 2,95%, menjadi yang terendah di Sumatera dan terendah kedua secara nasional.

‎Sejumlah komoditas yang memengaruhi inflasi antara lain tarif listrik, emas perhiasan, daging ayam ras, dan ikan segar. Peningkatan konsumsi masyarakat selama Ramadan turut memberikan tekanan pada beberapa komoditas pangan.

‎Di Lampung, berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu keempat Februari 2026 dari SP2KP, angka IPH tercatat sebesar 0,93%. Adapun komoditas yang memberikan andil kenaikan harga antara lain cabai rawit, daging sapi, dan cabai merah.

‎Sekjen Kemendagri menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga hingga Hari Raya Idulfitri melalui pemantauan langsung terhadap komoditas yang mengalami kenaikan harga.

‎“Kondisi yang sudah baik ini kita pertahankan sampai Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.

‎Upaya pengendalian inflasi tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan harga bahan pokok tetap stabil sepanjang Ramadan hingga Idulfitri 2026. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 96 kali

Baca Lainnya

733 Siswa dari 98 SMP Adu Bakat Islami di Pentas PAI Bandar Lampung 2026

18 September 2026 - 17:15 WIB

Publik Lampung Puas terhadap Kinerja Gubernur Mirza 81,75 Persen, Jihan 80,38 Persen

18 September 2026 - 14:26 WIB

Prabowo Pangkas Transfer Daerah karena Anggaran Tak Terserap Optimal

16 September 2026 - 20:56 WIB

Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green

16 September 2026 - 20:28 WIB

Bapanas: 25 Merek Beras Fortifikasi Culas Berhenti Produksi-ditarik

15 September 2026 - 23:39 WIB

Sekdaprov Lampung Dr. Marindo Kurniawan Harumkan Nama Lampung

15 September 2026 - 13:47 WIB

Trending di Berita Utama