Menu

Mode Gelap
Dampak Tata Guna Lahan UIN Raden Intan Lampung terhadap Holistik Pembangunan Infrastruktur Perkotaan di Bandar Lampung Setelah Puskada, Akademisi Unila Sorot Polemik Penunjukan Plh. Kadisdikbud Lamteng Mayjen Kristomie Tegaskan TNI Tak Terlibat dalam Jaringan “Love Scamming” di Lampung Resmikan KNMP, Wapres Janji Benahi Infrastruktur dan Izin Nelayan Lampung Timur Menembus Pasar Nasional, Inovasi Tapis Lampung Memukau Pecinta Wastra

Berita Utama · 17 Mar 2026 11:46 WIB ·

Gubernur Mirza dan Forkopimda Tinjau Pengamanan Mudik Lebaran di Bakauheni, Arus Kendaraan Terus Meningkat


 Gubernur Mirza dan Forkopimda Tinjau Pengamanan Mudik Lebaran di Bakauheni, Arus Kendaraan Terus Meningkat Perbesar

radarcom.id – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Pangdam XXI/Radin Inten Kristomei Sianturi dan Kapolda Lampung Helfy Assegaf meninjau langsung kesiapan pengamanan arus mudik menjelang Idulfitri 1447 Hijriah di kawasan Pelabuhan Bakauheni serta ruas Jalan Tol Trans Sumatera, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (16/3/2026).

 

Peninjauan tersebut dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bagian dari upaya memastikan kelancaran arus mudik di Provinsi Lampung yang menjadi pintu gerbang utama Pulau Sumatera bagi pemudik dari Pulau Jawa.

 

Dalam kesempatan itu, rombongan juga mengecek pelaksanaan pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026. Sejumlah titik pelayanan menjadi lokasi pemantauan, di antaranya Pos Pelayanan Rest Area 49B, Pos Pelayanan Rest Area 20B, serta Pos Pelayanan Bakauheni.

 

Selain memantau arus lalu lintas, rombongan turut meninjau kesiapan fasilitas kesehatan, sarana pelayanan bagi pemudik, serta kesiapan personel yang bertugas selama periode mudik Lebaran.

 

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfy Assegaf mengatakan secara umum kesiapan pengamanan arus mudik di wilayah Lampung berjalan baik.

 

Sebagai bagian dari Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung menyiapkan total 92 pos yang tersebar di sejumlah titik strategis. Pos tersebut terdiri dari 57 Pos Pengamanan (Pos Pam), 17 Pos Pelayanan (Pos Yan), 16 Posko Bencana, serta dua Pos Terpadu.

 

Pengamanan tersebut melibatkan 4.232 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan signifikan jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni.

 

“Alhamdulillah kesiapan kita semuanya sudah on seat dan tidak ada kendala berarti. Hasil pemantauan menunjukkan adanya peningkatan kendaraan yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni, dari sekitar 5.000 kendaraan pada hari pertama, kemudian meningkat menjadi 11.000 kendaraan, lalu 19.000 kendaraan, dan hari ini mencapai sekitar 20.000 kendaraan,” ujarnya.

 

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, operator pelabuhan juga menambah armada kapal yang beroperasi. Jika sebelumnya satu dermaga melayani empat kapal, kini ditambah satu kapal sehingga menjadi lima kapal yang melayani rute Merak–Bakauheni. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Dampak Tata Guna Lahan UIN Raden Intan Lampung terhadap Holistik Pembangunan Infrastruktur Perkotaan di Bandar Lampung

13 Mei 2026 - 10:02 WIB

Setelah Puskada, Akademisi Unila Sorot Polemik Penunjukan Plh. Kadisdikbud Lamteng

13 Mei 2026 - 09:52 WIB

Mayjen Kristomie Tegaskan TNI Tak Terlibat dalam Jaringan “Love Scamming” di Lampung

11 Mei 2026 - 19:25 WIB

Resmikan KNMP, Wapres Janji Benahi Infrastruktur dan Izin Nelayan Lampung Timur

10 Mei 2026 - 17:29 WIB

Menembus Pasar Nasional, Inovasi Tapis Lampung Memukau Pecinta Wastra

10 Mei 2026 - 16:50 WIB

Dialog Tanpa Jarak: Mayjen Kristomei dan Aspirasi Mahasiswa

7 Mei 2026 - 07:26 WIB

Trending di Berita Utama