Menu

Mode Gelap
Pemprov Lampung Bantah Tuduhan LSM Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan Soal Keamanan Data Satelit Lampung-1, BRIN Jamin Aman Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Waskita Karya Gandeng Lembaga ANRI Gubernur Mirza Hadiri Langsung Peluncuran Satelit Lampung-1  Heboh Soal Hibah Rp35 M ke Kejati, Pengamat Sebut DPRD Provinsi Lampung Juga Punya Tanggungjawab Karena Punya Fungsi Penganggaran 

Berita Utama · 4 Mar 2026 15:15 WIB ·

Gubernur Mirza: 13,5 Km Ruas Jalan di Rawa Pitu Tulang Bawang akan Diperbaiki


 Peninjauan oleh Gubernur Mirza. Foto dok Perbesar

Peninjauan oleh Gubernur Mirza. Foto dok

radarcom.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan infrastruktur jalan sepanjang 13,5 kilometer (km) di ruas Gedong Aji-Umbul Mesir, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, akan diperbaiki pada 2026.

 

“Rawa Pitu ini penghasil komoditas sawit, karet, dan yang utama adalah padi, setiap panen di sini menghasilkan gabah dalam jumlah besar. Kami ingin jalan ini segera diperbaiki agar harga komoditas tetap terjaga dan masyarakat bisa lebih sejahtera,” ujar Gubernur berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Rabu.

 

Ia mengatakan secara keseluruhan ruas jalan Umbul Mesir hingga Rawa Pitu yang memiliki panjang sekitar 31 kilometer, akan diperbaiki secara bertahap dengan tahap awal sepanjang 13,5 kilometer.

 

“Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi Lampung akan menangani sekitar 13,5 kilometer pada tahun ini, dengan total anggaran mencapai sekitar Rp130 miliar,” katanya.

 

Ia melanjutkan perbaikan yang dilakukan secara bertahap itu ditargetkan tuntas dalam waktu dua tahun.

 

Di tahun ini, sejumlah segmen akan dibeton, sedangkan bagian yang belum masuk pengerjaan utama akan diperkuat dengan lapisan dasar agar tidak menyebabkan terperosoknya kendaraan saat musim hujan.

“Ini dilakukan untuk memperbaiki konektivitas. Target kami ini diselesaikan secara bertahap hingga 2027. Tahun ini sebagian sudah dibeton, sisanya ditutup dulu, supaya tidak ada lagi kendaraan yang terperosok,” ucap dia.

 

Menurut dia, proyek tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak 2025 untuk dikerjakan pada 2026, karena masyarakat selama 30 tahun belum merasakan infrastruktur jalan yang layak.

 

Sementara, Pemerintah Provinsi Lampung melakukan percepatan proses lelang agar pengerjaan dapat dimulai lebih awal.

 

“Saat ini, sedang proses tender. Kami percepat, yang seharusnya Mei, didorong agar awal April sudah mulai berjalan. Pemerintah Provinsi Lampung akan memprioritaskan penanganan ruas-ruas yang digunakan sebagai jalur distribusi komoditas pertanian, khususnya padi,” tambahnya. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Pemprov Lampung Bantah Tuduhan LSM Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan

7 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Soal Keamanan Data Satelit Lampung-1, BRIN Jamin Aman

7 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Pelayanan Kesehatan Harus Bergerak Cepat, Karena Nyawa Tidak Bisa Menunggu

6 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Waskita Karya Gandeng Lembaga ANRI

5 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Gubernur Mirza Hadiri Langsung Peluncuran Satelit Lampung-1 

5 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Heboh Soal Hibah Rp35 M ke Kejati, Pengamat Sebut DPRD Provinsi Lampung Juga Punya Tanggungjawab Karena Punya Fungsi Penganggaran 

4 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Trending di Berita Utama