Menu ✖

Mode Gelap
Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM Asap Karhutla Mulai Ganggu Masyarakat Lampung, Gubernur Mirza Berpesan Tingkatkan Kewaspadaan Dr. Marindo: Kawasan Industri Katibung Bakal Jadi Pusat Pengolahan Minyak dan Industri Hilir

Berita Utama · 4 Mar 2026 15:15 WIB ·

Gubernur Mirza: 13,5 Km Ruas Jalan di Rawa Pitu Tulang Bawang akan Diperbaiki


 Peninjauan oleh Gubernur Mirza. Foto dok Perbesar

Peninjauan oleh Gubernur Mirza. Foto dok

radarcom.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan infrastruktur jalan sepanjang 13,5 kilometer (km) di ruas Gedong Aji-Umbul Mesir, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, akan diperbaiki pada 2026.

 

“Rawa Pitu ini penghasil komoditas sawit, karet, dan yang utama adalah padi, setiap panen di sini menghasilkan gabah dalam jumlah besar. Kami ingin jalan ini segera diperbaiki agar harga komoditas tetap terjaga dan masyarakat bisa lebih sejahtera,” ujar Gubernur berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Rabu.

 

Ia mengatakan secara keseluruhan ruas jalan Umbul Mesir hingga Rawa Pitu yang memiliki panjang sekitar 31 kilometer, akan diperbaiki secara bertahap dengan tahap awal sepanjang 13,5 kilometer.

 

“Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi Lampung akan menangani sekitar 13,5 kilometer pada tahun ini, dengan total anggaran mencapai sekitar Rp130 miliar,” katanya.

 

Ia melanjutkan perbaikan yang dilakukan secara bertahap itu ditargetkan tuntas dalam waktu dua tahun.

 

Di tahun ini, sejumlah segmen akan dibeton, sedangkan bagian yang belum masuk pengerjaan utama akan diperkuat dengan lapisan dasar agar tidak menyebabkan terperosoknya kendaraan saat musim hujan.

“Ini dilakukan untuk memperbaiki konektivitas. Target kami ini diselesaikan secara bertahap hingga 2027. Tahun ini sebagian sudah dibeton, sisanya ditutup dulu, supaya tidak ada lagi kendaraan yang terperosok,” ucap dia.

 

Menurut dia, proyek tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak 2025 untuk dikerjakan pada 2026, karena masyarakat selama 30 tahun belum merasakan infrastruktur jalan yang layak.

 

Sementara, Pemerintah Provinsi Lampung melakukan percepatan proses lelang agar pengerjaan dapat dimulai lebih awal.

 

“Saat ini, sedang proses tender. Kami percepat, yang seharusnya Mei, didorong agar awal April sudah mulai berjalan. Pemerintah Provinsi Lampung akan memprioritaskan penanganan ruas-ruas yang digunakan sebagai jalur distribusi komoditas pertanian, khususnya padi,” tambahnya. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat

18 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

18 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM

17 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Asap Karhutla Mulai Ganggu Masyarakat Lampung, Gubernur Mirza Berpesan Tingkatkan Kewaspadaan

17 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Dr. Marindo: Kawasan Industri Katibung Bakal Jadi Pusat Pengolahan Minyak dan Industri Hilir

16 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Bersama LJK, Karang Taruna Lampung Mulai Terjun ke Desaku Maju

16 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Trending di Berita Utama