Menu

Mode Gelap
Memutus Rantai Kemiskinan dari Bangku Sekolah Rakyat Lampung Timur Perkuat Peran Strategis Pimpinan Tinggi, Sekdaprov Marindo ikuti Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional Bahas Ekonomi Digital dan Komunikasi Kebijakan Seperti Api Disiram Air! Jawaban Iyay Mirza Bikin Jelas Mahasiswa Terkait Jalan Rusak hingga Kesejahteraan Petani Lampung  Massa Bakar Fasilitas Mess dan Perkantoran PT BSA Lampung Tengah Ngopi Kerukunan Satukan Pemerintah, Tokoh Agama dan Media Jaga Harmoni Bandar Lampung

Berita Utama · 30 Apr 2026 15:42 WIB ·

Diduga Arogan dan Ancam Wartawan, Kadis PSDA Provinsi Lampung Dilaporkan ke Polisi


 Puluhan wartawan saat melaporkan Kadis PSDA Provinsi Lampung ke Polresta Bandar Lampung, Kamis 30 April 2026. Foto dok Perbesar

Puluhan wartawan saat melaporkan Kadis PSDA Provinsi Lampung ke Polresta Bandar Lampung, Kamis 30 April 2026. Foto dok

radarcom.id – Ditengah upaya keras Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menciptakan harmonisasi semua pihak mewujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas, nama Pemprov Lampung justru tercoreng.

Salah satu oknum Kadis diduga Kadis PSDA Provinsi Lampung FLS bikin geger lantaran diduga bersikap arogan secara verbal dan dugaan pengancaman terhadap wartawan bernama Wildan Hanafi.

Dugaan pengancaman wartawan oleh Kadis PSDA Provinsi Lampung FLS, ramai beredar di media sosial. Berupa rekaman suara.

Buntutnya, puluhan awak media di Lampung mendatangi Polresta Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedatangan para wartawan ke Mapolresta untuk melaporkan dugaan pengancaman yang dilakukan oleh oknum pejabat Pemerintah Provinsi Lampung terhadap wartawan tersebut.

Selain membuat laporan resmi, para jurnalis juga meminta perlindungan kepada aparat penegak hukum (APH) atas peristiwa yang dinilai mengancam kebebasan pers tersebut.

Aksi solidaritas ini menunjukkan dukungan sesama insan pers terhadap Wildan Hanafi sekaligus bentuk penegasan atas pentingnya perlindungan terhadap kerja-kerja jurnalistik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi lanjutan dari pihak terkait mengenai pernyataan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut hubungan antara pejabat publik dan insan pers, serta pentingnya menjaga profesionalitas dan keterbukaan informasi di ruang publik.

(rci/rci)

 

Artikel ini telah dibaca 542 kali

Baca Lainnya

Memutus Rantai Kemiskinan dari Bangku Sekolah Rakyat Lampung Timur

13 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Perkuat Peran Strategis Pimpinan Tinggi, Sekdaprov Marindo ikuti Ikuti Pembelajaran Transformasi Digital Nasional Bahas Ekonomi Digital dan Komunikasi Kebijakan

13 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Seperti Api Disiram Air! Jawaban Iyay Mirza Bikin Jelas Mahasiswa Terkait Jalan Rusak hingga Kesejahteraan Petani Lampung 

12 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Massa Bakar Fasilitas Mess dan Perkantoran PT BSA Lampung Tengah

12 Agustus 2026 - 16:20 WIB

Ngopi Kerukunan Satukan Pemerintah, Tokoh Agama dan Media Jaga Harmoni Bandar Lampung

12 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Sekdaprov Marindo Kurniawan Ikuti Relaksasi RPL JPT Madya, Perkuat Kompetensi Pemimpin

12 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Trending di Berita Utama