Menu

Mode Gelap
Pilrek Unila Bakal Makin Seru: Besok Giliran Prof Rudy Mendaftar Pemprov Lampung Dorong BUMDes Jadi Eksportir Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu, Modifikasi Cuaca Diperkuat Water Bombing Anggaran Disperindag Lampung Disorot Carut Marut, Kadis Perindag: Sudah Diperiksa BPK Tak Ada Temuan! Disperindag Lampung Gelar Pasar Murah Jangkau 108 Titik hingga 26 Agustus

Berita Utama · 31 Jan 2023 10:07 WIB ·

Budiyono Ngaku ke JPU KPK Sudah 3 Tahun Titip Mahasiswa Unila


 Ketua Satuan Pengendali Internal (SPI) Unila, Budiyono saat diperiksa di PN Tipikor Tanjungkarang pada 31 Januari 2023. Foto Istimewa Perbesar

Ketua Satuan Pengendali Internal (SPI) Unila, Budiyono saat diperiksa di PN Tipikor Tanjungkarang pada 31 Januari 2023. Foto Istimewa

radarcom.id – Sidang kasus korupsi PMB Kedokteran Unila kembali digelar. Budiyono ngaku ke JPU KPK sudah 3 tahun titip mahasiswa Unila.

“Titipan 2021 ke Heryandi juga. Saya lupa sebelum tes atau sebelum pengumuman (menitipnya),” kata Budiyono pada 31 Januari 2023 di PN Tipikor Tanjungkarang.

“Untuk 2020?” tanya JPU KPK lagi.

“Ada,” jawab Budiyono.

Informasi di atas ini mengemuka di persidangan korupsi Unila saat Budiyono selaku Ketua Satuan Pengendali Internal (SPI) Unila dipanggil JPU KPK untuk diperiksa sebagai saksi untuk tiga orang terdakwa.

Tiga terdakwa itu ialah:

1. Mantan Rektor Unila, Karomani.2. Mantan Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila, Heryandi.3. Mantan Ketua Senat Unila, Muhammad Basri.

Untuk diketahui, para terdakwa ini didakwa atas penerimaan suap dan gratifikasi berkait dengan penitipan calon mahasiswa ketika pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru di Unila berlangsung.

Ungkapan soal Budiyono ngaku ke JPU KPK sudah 3 tahun titip mahasiswa Unila terjadi saat Budiyono terlibat tanya jawab dengan Muchamad Afrisal.

Muchamad Afrisal selaku JPU KPK mencecar penitipan mahasiswa Unila yang pernah dilakoni oleh Budiyono.

Menurut Budiyono, selain menitipkan 4 calon mahasiswa baru Unila di tahun 2022, dia juga menerima titipan di tahun 2020 dan 2021.

Sebagai informasi, mahasiswa titipan dari Budiyono yang terungkap detail di persidangan hanya pada tahun 2022 saja.

Sementara untuk titipan mahasiswa Unila pada tahun 2020 dan 2021, Budiyono tidak menjelaskan dan JPU KPK juga tidak mencari tahu.

Namun yang jelas, titipan mahasiswa Unila pada tahun 2021 dan 2022 dititipkan Budiyono selanjutnya ke mantan Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila, Heryandi.

Adapun titipan mahasiswa Unila yang diterima oleh Budiyono pada tahun 2022 berasal dari orang tua penitip mahasiswa yakni: Sekda Way Kanan, Saipul dan seseorang bernama Bambang Hartono.

Budiyono mengatakan bahwa titipan calon mahasiswa Unila pada tahun 2022 disertai dengan kesepakatan orang tua penitip calon mahasiswa memberikan uang.

Uang itu dikatakannya sebagai Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) yang resmi.

Adapun uang yang berkait dengan titipan mahasiswa Unila ini bervariasi, mulai dari Rp 25 juta, Rp 150 juta hingga Rp 250 juta. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Pilrek Unila Bakal Makin Seru: Besok Giliran Prof Rudy Mendaftar

27 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Pemprov Lampung Dorong BUMDes Jadi Eksportir

27 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu, Modifikasi Cuaca Diperkuat Water Bombing

27 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Anggaran Disperindag Lampung Disorot Carut Marut, Kadis Perindag: Sudah Diperiksa BPK Tak Ada Temuan!

27 Agustus 2026 - 08:34 WIB

Disperindag Lampung Gelar Pasar Murah Jangkau 108 Titik hingga 26 Agustus

27 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Jelang Muktamar Jombang, Katib Syuriyah PBNU Ajak Jaga Kemandirian, Tolak Intervensi Musuh Bersama

26 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Trending di Berita Utama