Menu

Mode Gelap
Fakta Sidang Tipikor Sengketa Tanah Terungkap, Kuasa Hukum: Lahan Masih Dikuasai Kemenag Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan Kodam XXI/Radin Inten Salat Ghaib untuk Prajurit TNI yang Gugur di Misi UNIFIL Arus Balik Lebaran, 2,9 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jakarta Menkop Yakin Koperasi Desa Bisa Jadi Lapangan Pekerjaan Gen Z

Berita Utama · 5 Mar 2026 09:49 WIB ·

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat


 Ilustrasi cuaca. Foto dok Perbesar

Ilustrasi cuaca. Foto dok

radarcom.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pada tahun ini sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih cepat dibandingkan rerata klimatologinya.

Datangnya musim kemarau lebih awal ini disebabkan oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang saat ini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, pemantauan anomali iklim global di Samudera Pasifik menunjukkan nilai indeks ENSO saat ini berada pada angka -0,28 (netral) dan diprediksi akan bertahan hingga Juni 2026. Namun, mulai pertengahan tahun peluang munculnya El Niño kategori Lemah-Moderat sebesar 50-60% mulai semester kedua 2026 perlu menjadi perhatian.

“Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi tetap stabil pada fase netral sepanjang tahun,” kata Faisal dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

 

Dikutip dari laman resmi BMKG, Kamis (5/3/2026), disebutkan peralihan angin baratan atau Monsun Asia menjadi angin timuran atau Monsun Australia menjadi salah satu penanda dimulainya musim kemarau di Indonesia.

 

Wilayah Masuk Musim Kemarau April 2026

Berdasarkan catatan BMKG, tercatat ada 114 zona musim atau sekitar 16,3% wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada April 2026. Wilayah tersebut meliputi pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Fakta Sidang Tipikor Sengketa Tanah Terungkap, Kuasa Hukum: Lahan Masih Dikuasai Kemenag

3 April 2026 - 14:29 WIB

Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Gus Hilmy: PBB Harus Hukum Israel, Pemerintah Jangan Gegabah Kirim Pasukan

2 April 2026 - 11:02 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Salat Ghaib untuk Prajurit TNI yang Gugur di Misi UNIFIL

1 April 2026 - 08:00 WIB

Arus Balik Lebaran, 2,9 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jakarta

30 Maret 2026 - 05:07 WIB

Menkop Yakin Koperasi Desa Bisa Jadi Lapangan Pekerjaan Gen Z

30 Maret 2026 - 04:53 WIB

Hanan A. Rozak Hadiri Halal Bihalal FK PLP di Mahan Agung

30 Maret 2026 - 04:38 WIB

Trending di Berita Utama