Menu ✖

Mode Gelap
Naik Jadi Bintang Tiga, Letjen TNI Kristomei Sianturi Resmi Jabat Kepala BNPB Gantikan Suharyanto Setelah Penantian 7 Bulan, Akhirnya Satwa di Bumi Kedaton Dievakuasi BKSDA Alhamdulillah, Kali Kedua, Gubernur Mirza Dianugerahi Grand BAZNAS Awards 2026 Kebakaran TN Way Kambas Lampung Ancam Habitat Liar Viral Satwa “Tegambuy” di Bumi Kedaton Resort, Akhirnya Sampai ke Telinga Mirza

Berita Utama · 2 Mar 2026 10:02 WIB ·

Perang Iran, Hizbullah Gabung dan Tembakkan Rudal ke Israel


 Tentara Hizbullah. Foto dok Perbesar

Tentara Hizbullah. Foto dok

radarcom.id – Kelompok Hizbullah Lebanon resmi bergabung dalam perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Kelompok milisi itu menembakkan sejumlah rudal dan drone ke Israel pada Minggu malam sebagai pembalasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

 

Serangan rudal dan drone Hizbullah yang diluncurkan dari Lebanon mengakibatkan sirene berbunyi di beberapa daerah di Israel utara. Ini merupakan serangan pertama dari wilayah Lebanon sejak dimulainya serangan AS dan Israel terhadap Iran. Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengatakan peluncuran proyektil dari Lebanon selatan adalah “tidak bertanggung jawab” dan “tindakan mencurigakan” yang membahayakan keamanan Lebanon. Israel dan Lebanon menyepakati gencatan senjata yang dimediasi AS pada tahun 2024, mengakhiri pertempuran selama lebih dari setahun antara Israel dan Hizbullah, yang memuncak dalam serangan Israel yang sangat melemahkan kelompok yang didukung Iran tersebut. Sejak itu, kedua pihak saling tuding atas pelanggaran gencatan senjata. Kelompok milisi Muslim Syiah tersebut, yang sejak lama menjadi salah satu sekutu utama Teheran di Timur Tengah, menyatakan solidaritas dengan Iran pada hari Sabtu tetapi tidak mengatakan apakah mereka akan terlibat dalam perang kali ini.

 

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perang Amerika bersama Israel melawan Iran akan terus berlanjut hingga semua tujuan Washington tercapai. Trump, dalam sebuah video yang diunggah di Truth Social, juga mengonfirmasi bahwa tiga tentara militer AS telah tewas dalam serangan rudal Iran. Dia mengatakan kemungkinan akan ada lebih banyak korban, sembari bersumpah akan membalaskan kematian para tentara Amerika.

 

“Operasi tempur terus berlanjut saat ini dengan kekuatan penuh, dan akan terus berlanjut sampai semua tujuan kita tercapai. Kita memiliki tujuan yang sangat kuat,” kata Trump. Trump mengatakan kepada NBC News dalam sebuah wawancara pada hari Minggu, “Kami memperkirakan akan ada korban jiwa dalam situasi seperti ini.” “Kami memiliki tiga korban, tetapi kami memperkirakan akan ada korban jiwa,” katanya. “Tetapi pada akhirnya ini akan menjadi hal yang hebat bagi dunia.” (irc/sindonews)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

Baca Lainnya

Naik Jadi Bintang Tiga, Letjen TNI Kristomei Sianturi Resmi Jabat Kepala BNPB Gantikan Suharyanto

15 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Setelah Penantian 7 Bulan, Akhirnya Satwa di Bumi Kedaton Dievakuasi BKSDA

15 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Alhamdulillah, Kali Kedua, Gubernur Mirza Dianugerahi Grand BAZNAS Awards 2026

15 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Kebakaran TN Way Kambas Lampung Ancam Habitat Liar

15 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Viral Satwa “Tegambuy” di Bumi Kedaton Resort, Akhirnya Sampai ke Telinga Mirza

15 Oktober 2026 - 12:00 WIB

POLITIK, HUKUM, ETIK: 3 OPSI PASCA PUTUSAN MK GIBRAN

15 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Trending di Berita Utama