radarcom.id — Dewan Pengurus Pusat Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) diterima Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam audiensi di kediaman Ketua MPR, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026) sore.
Dalam pertemuan itu, Muzani menyatakan dukungan penuh terhadap MAKN dan meminta organisasi tersebut menyiapkan silaturahmi akbar bersama seluruh raja anggota MAKN se-Nusantara.



Audiensi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Rombongan dipimpin petinggi DPP MAKN diantaranya Sultan Sekala Brak Kepaksian Pernong Yang Dipertuan ke-23, PYM SPDB Brigjen Pol (Purn) Pangeran Edward Syah Pernong, SH, MH, dan Raja Sumedang Larang Sri Radya I Lukman Soemadisoeria. Keduanya adalah deklarator MAKN. Hadir pula Permaisuri Keraton Sumedang Larang, Sekjen MAKN Bunda Yani WSS Kuswodijoyo, Bendahara Umum Andi Rukman Nurdin Karumpa, Ketua VII Bidang Sosial dan Pendidikan Sritapi Suryoadiputri, Koordinator Wilayah Jawa Barat Endy Setiaji, serta jajaran Dewan Pakar dan staf kesekretariatan.
Daftar Perwakilan MAKN yang hadir:
1. PYM SPDB Drs. Pangeran Edward Syah Pernong, SH., M.H. – Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 (Deklarator MAKN)
2. PYM Sri Radya I Lukman Soemadisoeria – Raja Sumedang Larang (Deklarator MAKN)
3. Permaisuri Keraton Sumedang Larang
4. YM Dra. Hj. KRAy. T. Yani WSS Kuswodijoyo – Sekretaris Jenderal MAKN
5. YM Andi Rukman Nurdin Karumpa, SE. – Bendahara Umum MAKN
6. YM Dra. KRAy. T. Sritapi Suryoadiputri – Ketua VII Bidang Sosial dan Pendidikan MAKN
7. YM Rd. H. Endy Setiaji – Korwil Jawa Barat MAKN
8. Totok Sediyantoro, M.B.A., Ph.D – Sekretaris Dewan Pakar MAKN
9. KMT Sugito Notohadinagoro, MM – Anggota Dewan Pakar MAKN
10. Fauzan Hasbi – Staf Kesekjenan MAKN
Dalam pertemuan tersebut, DPP MAKN memperkenalkan organisasi, termasuk visi dan misinya. Mereka juga memaparkan lima syarat untuk menjadi raja atau anggota dewan kerajaan di MAKN sebagai upaya menjaga marwah dan legitimasi adat.
Arahan Ketua MPR RI
Ahmad Muzani menyambut baik pemaparan itu. Ia memberikan dua arahan. Pertama, DPP MAKN diminta bersurat dan berkoordinasi aktif untuk mengagendakan silaturahmi akbar bersama seluruh raja anggota MAKN.
Kedua, setiap kerajaan anggota diminta bersurat atas nama DK MAKN kepada Ketua MPR agar ia dapat mengagendakan kunjungan langsung ke kerajaan-kerajaan tersebut.
Pangeran Edward Syah Pernong, yang menyandang nomor anggota DK-001 MAKN, mengatakan pihaknya menerima sambutan yang hangat.
“Kami diterima dengan sangat baik dan penuh kekeluargaan. Arahan Ketua MPR akan segera kami tindak lanjuti bersama seluruh raja dan dewan kerajaan MAKN,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut menjadi penguat peran kerajaan-kerajaan adat dalam menjaga persatuan bangsa.
“Kerajaan adat adalah penjaga nilai dan budaya bangsa. Dengan dukungan MPR, kami berharap pelestarian budaya dan persatuan Nusantara dapat berjalan lebih kuat,” katanya.
Audiensi berlangsung lancar dan ditutup dengan komitmen memperkuat sinergi antara MPR RI dan MAKN dalam menjaga persatuan serta melestarikan budaya bangsa. (rci/rci)








