Menu ✖

Mode Gelap
Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta Usai Putusan Bebas Inkracht, Deden Cahyono Kembali Pimpin Bawaslu Mesuji PENYELUNDUPAN HUKUM: AUTOCRATIC LEGALISM, DAPATKAH DIPIDANA ? Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Berita Utama · 2 Mei 2026 23:42 WIB ·

Hardiknas 2026: Dr. Ryzal Perdana Tekankan Sinergi Akademisi dan Praktisi dalam Mewujudkan Partisipasi Semesta


 Ryzal. Foto dok Perbesar

Ryzal. Foto dok

radarcom.id – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., memberikan catatan penting mengenai arah pendidikan nasional. Dalam kapasitasnya sebagai akademisi di FKIP Universitas Lampung sekaligus Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pembina (YP) Unila, ia menekankan bahwa kualitas pendidikan Indonesia saat ini sangat bergantung pada keberhasilan kolaborasi lintas sektor.

Mengangkat tema nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Dr. Ryzal melihat tema ini sebagai jembatan antara teori pendidikan di kampus dengan praktik di sekolah.

“Secara akademis, kita memahami bahwa ekosistem pendidikan yang tangguh membutuhkan keterlibatan publik yang luas. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana teori ‘Partisipasi Semesta’ ini benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan di tingkat sekolah,” ujar Dr. Ryzal dalam rilis media yang diterima Humas YP Unila, Sabtu (2/5).

Sebagai akademisi FKIP Unila, Dr. Ryzal menyoroti perlunya sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, industri, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap perubahan zaman. Baginya, riset-riset pendidikan di perguruan tinggi harus mampu menyentuh langsung kebutuhan di sekolah-sekolah di bawah naungan yayasan.

“Di YP Unila, kami berkomitmen menjadi laboratorium hidup di mana nilai-nilai inklusivitas dan inovasi pendidikan dijalankan secara nyata. Kami ingin memastikan bahwa layanan pendidikan yang unggul bukan sekadar wacana akademik, melainkan kenyataan yang dirasakan oleh setiap siswa,” tambahnya.

Beliau berharap momen Hardiknas 2026 ini menjadi titik balik bagi para pendidik untuk tidak berhenti berinovasi. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan bukan sekadar mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga individu yang memiliki integritas moral dan daya saing global.

“Kita sedang menyiapkan generasi yang akan mengisi masa depan. Melalui momentum 2 Mei ini, mari kita perkuat komitmen untuk memberikan akses pendidikan terbaik bagi siapa saja, tanpa terkecuali, dengan mengedepankan kolaborasi yang berbasis pada data dan riset,” tutupnya.

Peringatan Hardiknas ini juga menjadi momentum bagi SMA YP Unila untuk terus mengokohkan posisinya sebagai institusi yang memegang teguh semangat “Sekolahnya Juara, Juara Sekolah”. (*)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

19 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Usai Putusan Bebas Inkracht, Deden Cahyono Kembali Pimpin Bawaslu Mesuji

19 Oktober 2026 - 20:11 WIB

PENYELUNDUPAN HUKUM: AUTOCRATIC LEGALISM, DAPATKAH DIPIDANA ?

19 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat

18 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

18 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM

17 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Trending di Berita Utama