Menu

Mode Gelap
Dr. Marindo: Pesantren Diharapkan Adaptif dengan Perkembangan Teknologi Tanpa Kehilangan Jati Diri dr. Relly Reagen Komisaris Biofarma Resmi Membuka Perwakin: Dorong Paket Wisata Olahraga Guna Mewujudkan Indonesia Sehat Pemprov Lampung Bantah Tuduhan LSM Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan Soal Keamanan Data Satelit Lampung-1, BRIN Jamin Aman Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Waskita Karya Gandeng Lembaga ANRI

Berita Utama · 22 Mar 2026 20:02 WIB ·

Halalbihalal Djaro Boeang Jadi Momentum Rawat Ikatan Keluarga


 Halalbihalal Djaro Boeang Jadi Momentum Rawat Ikatan Keluarga Perbesar

radarcom.id — Keluarga besar Yayasan Djaro Boeang menggelar halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah dengan menekankan pentingnya menjaga silaturahim sekaligus merawat tradisi leluhur.

Kegiatan ini menjadi ruang temu lintas generasi setelah perayaan Lebaran.

Ketua Yayasan Djaro Boeang, Bahagia Saputra, mengatakan halalbihalal tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh anggota keluarga.

“Acara ini menjadi ajang silaturahim yang khidmat sekaligus refleksi bagi seluruh anggota keluarga besar dalam menjaga tradisi leluhur,” kata dia di Bandar Lampung, Minggu.

Bahagia mengapresiasi kinerja panitia yang dinilai mampu menghimpun kehadiran keluarga besar dari berbagai daerah.

Menurut dia, tingginya partisipasi menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan yang masih terjaga.

Selain saling bermaafan, keluarga besar Djaro Boeang juga mempertahankan tradisi ziarah ke makam leluhur. Sebelum acara puncak, mereka melakukan ziarah ke makam Djaro Boeang 1 dan Djaro Boeang 2.

Bahagia menyebut keberadaan makam leluhur bukan sekadar situs keluarga, melainkan penanda asal-usul yang harus dijaga.

Ia pun berpesan kepada pengelola makam agar terus menata kawasan pemakaman sehingga nyaman bagi keluarga yang datang berziarah.

Ia berharap halalbihalal ke depan tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, melainkan berkembang sebagai modal sosial untuk mendukung berbagai program yayasan.

“Kerukunan yang tercipta saat ini dapat terus dipertahankan dan menjadi tuntunan bagi generasi penerus,” ujarnya.

Ketua panitia, Puji Astuti, mengatakan momentum Syawal menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan antaranggota keluarga.

Menurut dia, esensi Idulfitri tidak berhenti pada perayaan, tetapi juga pemulihan relasi sosial.

“Melalui halalbihalal ini, kita ingin saling memaafkan, melapangkan hati, dan mempererat kembali hubungan keluarga,” kata Puji.

Pembina Yayasan Djaro Boeang, Muchsin Ridjan menyebutkan, kegiatan ini dilaksanakan secara berkala yang hingga kini diperkirakan telah masuk ke generasi Ke 5.

Dan pihaknya pun telah mengembangkan Kegiatan dengan mendirikan suatu Pendidikan Alquran yang di peruntukan bagi masyarakat serta keluarga yang ingin mempelajari Alquran secara gratis di Baitul Muchsinin Palapa Bandar lampung. (rls/Iis)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

Baca Lainnya

Dr. Marindo: Pesantren Diharapkan Adaptif dengan Perkembangan Teknologi Tanpa Kehilangan Jati Diri

9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

dr. Relly Reagen Komisaris Biofarma Resmi Membuka Perwakin: Dorong Paket Wisata Olahraga Guna Mewujudkan Indonesia Sehat

8 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Pemprov Lampung Bantah Tuduhan LSM Fokal, Tegaskan Tak Ada Surat yang Bertentangan Soal Status Lahan

7 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Soal Keamanan Data Satelit Lampung-1, BRIN Jamin Aman

7 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Pelayanan Kesehatan Harus Bergerak Cepat, Karena Nyawa Tidak Bisa Menunggu

6 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Perkuat Tata Kelola Kearsipan, Waskita Karya Gandeng Lembaga ANRI

5 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Trending di Berita Utama