Menu ✖

Mode Gelap
Respon Cepat, Pemprov Lampung Koordinasikan Pemadaman Kebakaran di TPA Bandarjaya Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta Usai Putusan Bebas Inkracht, Deden Cahyono Kembali Pimpin Bawaslu Mesuji PENYELUNDUPAN HUKUM: AUTOCRATIC LEGALISM, DAPATKAH DIPIDANA ? Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat

Berita Utama · 22 Mar 2026 20:02 WIB ·

Halalbihalal Djaro Boeang Jadi Momentum Rawat Ikatan Keluarga


 Halalbihalal Djaro Boeang Jadi Momentum Rawat Ikatan Keluarga Perbesar

radarcom.id — Keluarga besar Yayasan Djaro Boeang menggelar halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah dengan menekankan pentingnya menjaga silaturahim sekaligus merawat tradisi leluhur.

Kegiatan ini menjadi ruang temu lintas generasi setelah perayaan Lebaran.

Ketua Yayasan Djaro Boeang, Bahagia Saputra, mengatakan halalbihalal tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh anggota keluarga.

“Acara ini menjadi ajang silaturahim yang khidmat sekaligus refleksi bagi seluruh anggota keluarga besar dalam menjaga tradisi leluhur,” kata dia di Bandar Lampung, Minggu.

Bahagia mengapresiasi kinerja panitia yang dinilai mampu menghimpun kehadiran keluarga besar dari berbagai daerah.

Menurut dia, tingginya partisipasi menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan yang masih terjaga.

Selain saling bermaafan, keluarga besar Djaro Boeang juga mempertahankan tradisi ziarah ke makam leluhur. Sebelum acara puncak, mereka melakukan ziarah ke makam Djaro Boeang 1 dan Djaro Boeang 2.

Bahagia menyebut keberadaan makam leluhur bukan sekadar situs keluarga, melainkan penanda asal-usul yang harus dijaga.

Ia pun berpesan kepada pengelola makam agar terus menata kawasan pemakaman sehingga nyaman bagi keluarga yang datang berziarah.

Ia berharap halalbihalal ke depan tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, melainkan berkembang sebagai modal sosial untuk mendukung berbagai program yayasan.

“Kerukunan yang tercipta saat ini dapat terus dipertahankan dan menjadi tuntunan bagi generasi penerus,” ujarnya.

Ketua panitia, Puji Astuti, mengatakan momentum Syawal menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan antaranggota keluarga.

Menurut dia, esensi Idulfitri tidak berhenti pada perayaan, tetapi juga pemulihan relasi sosial.

“Melalui halalbihalal ini, kita ingin saling memaafkan, melapangkan hati, dan mempererat kembali hubungan keluarga,” kata Puji.

Pembina Yayasan Djaro Boeang, Muchsin Ridjan menyebutkan, kegiatan ini dilaksanakan secara berkala yang hingga kini diperkirakan telah masuk ke generasi Ke 5.

Dan pihaknya pun telah mengembangkan Kegiatan dengan mendirikan suatu Pendidikan Alquran yang di peruntukan bagi masyarakat serta keluarga yang ingin mempelajari Alquran secara gratis di Baitul Muchsinin Palapa Bandar lampung. (rls/Iis)

Artikel ini telah dibaca 103 kali

Baca Lainnya

Respon Cepat, Pemprov Lampung Koordinasikan Pemadaman Kebakaran di TPA Bandarjaya

20 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

19 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Usai Putusan Bebas Inkracht, Deden Cahyono Kembali Pimpin Bawaslu Mesuji

19 Oktober 2026 - 20:11 WIB

PENYELUNDUPAN HUKUM: AUTOCRATIC LEGALISM, DAPATKAH DIPIDANA ?

19 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat

18 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

18 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Trending di Berita Utama