radarcom.id – Meski harus menunggu sekitar tujuh bulan sejak April 2026, sejumlah satwa di Lembaga Konservasi Bumi Kedaton Bandar Lampung akhirnya Kamis (15/10/2026) dievakuasi oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu Lampung.
Sejumlah satwa terlihat diangkut oleh petugas BKSDA menggunakan empat kandang kotak khusus. Terdiri dari Burung Merak dua ekor dan monyet dua ekor. Sebelum diangkut ke BKSDA, dilakukan serah terima dari Manager LK Bumi Kedaton M. Husni kepada petugas BKSDA.
Evakuasi ini tentu membuat lega karena kini satwa sudah dibawa oleh BKSDA. Pihak Bumi Kedaton sendiri sebenarnya sudah lama yakni tujuh bulan lalu tepatnya sejak 26 April 2026 ke BKSDA melalui surat resmi.

Penanganan dari BKSDA ini menjawab kekhawatiran para netizen terkait viral di medsos sejumlah satwa di Bumi Kedaton diduga kehausan dan kelaparan.
Sebelumnya, viral di media sosial Instagram postingan akun @satulampung.id menggambarkan kondisi satwa monyet yang kehausan dan diberi minuman dan makanan ala kadarnya oleh pengunjung. Video tersebut ditulis oleh pemilik akun direkam pada 14 Oktober 2026.
Sumber radarcom.id menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal atas kondisi ini dan sang gubernur dikatakan sangat responsif dan menyatakan hari ini meminta BKSDA langsung melakukan penanganan. Selang beberapa jam, satwa akhirnya dievakuasi oleh petugas BKSDA Provinsi Lampung dan Bengkulu. (rci/rci)








