Menu

Mode Gelap
Prof. Asep Sukohar, Dokter dan Guru Besar, Daftar Calon Rektor Unila Semarak HAN ke-42, Pemprov Lampung Ajak Puluhan Ribu Anak Biasakan Hidup Sehat Sekdaprov Marindo: Tata Kelola Organisasi Jadi Kunci Capai Tujuan Pemerintahan Ade Utami: Patriotisme Hari Ini Bukan Angkat Senjata, tapi Angkat Persoalan Rakyat 81 Tahun Kemajuan Hukum Kita

Berita Utama · 29 Jul 2026 08:36 WIB ·

Pemprov Lampung Perkuat Daya Saing Sektor Industri Pengolahan Sawit Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah


 Pemprov Lampung Perkuat Daya Saing Sektor Industri Pengolahan Sawit Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah Perbesar

radarcom.id – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Tindak Lanjut Rencana Pembukaan Moratorium Industri Pengolahan Crude Palm Oil (CPO) dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) di Provinsi Lampung yang berlangsung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (28/7/2026).

Rapat dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung, Samsurijal, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Desti Arisandi, serta Tim Percepatan Pembangunan Gubernur Lampung.

Dalam pemaparan rapat disampaikan bahwa industri pengolahan CPO di Lampung saat ini masih terkonsentrasi di wilayah koridor utara dan tengah provinsi.

Sebanyak 77,3 persen perusahaan pengolahan CPO berada pada klaster Lampung Tengah–Mesuji–Tulang Bawang–Way Kanan, sementara wilayah Pesisir Barat masih menjadi blank spot atau belum memiliki industri pengolahan CPO.

Melalui pembukaan moratorium tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap dapat membuka peluang investasi baru di wilayah yang belum berkembang, meningkatkan efisiensi logistik distribusi hasil perkebunan kelapa sawit, serta memperkuat penyerapan bahan baku Tandan Buah Segar (TBS), baik yang berasal dari Provinsi Lampung maupun daerah perbatasan seperti Provinsi Bengkulu.

Rapat ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pemerataan pembangunan industri berbasis sumber daya alam, meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan, serta memperkuat daya saing sektor industri pengolahan sawit guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Prof. Asep Sukohar, Dokter dan Guru Besar, Daftar Calon Rektor Unila

20 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Semarak HAN ke-42, Pemprov Lampung Ajak Puluhan Ribu Anak Biasakan Hidup Sehat

20 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Sekdaprov Marindo: Tata Kelola Organisasi Jadi Kunci Capai Tujuan Pemerintahan

19 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Ade Utami: Patriotisme Hari Ini Bukan Angkat Senjata, tapi Angkat Persoalan Rakyat

18 Agustus 2026 - 17:27 WIB

81 Tahun Kemajuan Hukum Kita

18 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Amanat Kemerdekaan: Mengubah Nilai Sejarah Jadi Karya Nyata

17 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Trending di Berita Utama