Menu ✖

Mode Gelap
Abi Hasan Mu’an Jadi Ketua Golkar Tanggamus, Turun Lapangan Siap Menangkan Pemilu dan Pilkada Lantik Dirut RSUDAM, Sekdaprov Dr. Marindo Beri Pesan Khusus: Penting Tingkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan! ITERA Didorong Jadi Mesin Inovasi dan Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung Lewat Seni Islami, Pemprov Lampung Dorong Generasi Muda Kreatif dan Berkarakter Sekdaprov Marindo Bersama Gubernur Mirza Bahas Percepatan Pemerataan Akses Listrik di Lampung 

Berita Utama · 29 Jul 2026 08:36 WIB ·

Pemprov Lampung Perkuat Daya Saing Sektor Industri Pengolahan Sawit Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah


 Pemprov Lampung Perkuat Daya Saing Sektor Industri Pengolahan Sawit Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah Perbesar

radarcom.id – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Tindak Lanjut Rencana Pembukaan Moratorium Industri Pengolahan Crude Palm Oil (CPO) dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) di Provinsi Lampung yang berlangsung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (28/7/2026).

Rapat dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung, Samsurijal, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Desti Arisandi, serta Tim Percepatan Pembangunan Gubernur Lampung.

Dalam pemaparan rapat disampaikan bahwa industri pengolahan CPO di Lampung saat ini masih terkonsentrasi di wilayah koridor utara dan tengah provinsi.

Sebanyak 77,3 persen perusahaan pengolahan CPO berada pada klaster Lampung Tengah–Mesuji–Tulang Bawang–Way Kanan, sementara wilayah Pesisir Barat masih menjadi blank spot atau belum memiliki industri pengolahan CPO.

Melalui pembukaan moratorium tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap dapat membuka peluang investasi baru di wilayah yang belum berkembang, meningkatkan efisiensi logistik distribusi hasil perkebunan kelapa sawit, serta memperkuat penyerapan bahan baku Tandan Buah Segar (TBS), baik yang berasal dari Provinsi Lampung maupun daerah perbatasan seperti Provinsi Bengkulu.

Rapat ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong pemerataan pembangunan industri berbasis sumber daya alam, meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan, serta memperkuat daya saing sektor industri pengolahan sawit guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (rci/rci)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

Baca Lainnya

Abi Hasan Mu’an Jadi Ketua Golkar Tanggamus, Turun Lapangan Siap Menangkan Pemilu dan Pilkada

8 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Lantik Dirut RSUDAM, Sekdaprov Dr. Marindo Beri Pesan Khusus: Penting Tingkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan!

6 Oktober 2026 - 17:52 WIB

ITERA Didorong Jadi Mesin Inovasi dan Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung

6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Lewat Seni Islami, Pemprov Lampung Dorong Generasi Muda Kreatif dan Berkarakter

5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Sekdaprov Marindo Bersama Gubernur Mirza Bahas Percepatan Pemerataan Akses Listrik di Lampung 

4 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk untuk Dukung Pertanian dan Ketahanan Pangan

4 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Trending di Berita Utama