Menu

Mode Gelap
Muncul Daratan Baru Sekitar Gunung Anak Krakatau Seluas 30 Hektar Gubernur Mirza Dorong Unila Jadi Motor Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi Sjachroedin ZP Jenguk Arinal Djunaidi di Lapas Rajabasa PKS Bandar Lampung Resmikan 80 Instruktur Senam untuk Berkhidmat di 20 Kecamatan 733 Siswa dari 98 SMP Adu Bakat Islami di Pentas PAI Bandar Lampung 2026

Berita Utama · 1 Feb 2026 15:01 WIB ·

Harlah 100 Tahun, Gus Hilmy: NU Harus Terus Relevan


 Harlah 100 Tahun, Gus Hilmy: NU Harus Terus Relevan Perbesar

radarcom.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dr H Hilmy Muhammad MA menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama harus terus relevan agar mampu bertahan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pernyataan ini disampaikan dalam orasi kebangsaan pada peringatan Harlah 100 Tahun NU di aula kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantul.

Gus Hilmy, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa NU sejak awal berdiri tidak hanya mengurusi persoalan keagamaan, tetapi juga kebangsaan dan kemanusiaan. Karena itu, eksistensi NU menuntut keberanian untuk terus bermanfaat dalam berbagai situasi sosial.

“NU sudah berusia 100 tahun. Kita tidak hanya ingin NU hidup 100 tahun lagi, tapi hidup sampai akhir zaman. Kalau NU ingin hidup, maka harus relevan. Relevan itu artinya hadir dan melayani,” kata Gus Hilmy di hadapan pengurus NU se-Kabupaten Bantul pada Jum’at (30/1/1026).

Lebih lanjut, Gus Hilmy menekankan relevansi sebagai kunci keberlanjutan organisasi. Relevansi itu harus hadir dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Dalam level paling dasar, nahdliyin sebagai santri santri harus menunjukkan akhlak sebagai identitas utama.

Menunjukkan relevansi NU, Gus Hilmy menyitir lagu Lir-ilir. Menurutnya, lagu Jawa yang diciptakan Sunan Kalijaga sekitar abad ke-16 itu masih kontekstual hingga hari ini untuk menggambarkan NU 100 tahun.

“Lir-ilir, lir ilir, tandure wus sumilir. Bangunlah, bangkitlah, tanaman sudah mulai berbunga. Masyarakat sudah mau ber-NU, kader-kadernya sudah menetas. Tak ijo royo-royo, NU sudah menyebar luas. Tak sengguh penganten anyar, gairahnya seperti pengantin baru,” terang Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut.

Gus Hilmy mengingatkan agar NU tidak kehilangan peran di tengah kemajuan sumber daya kader. Ia menyinggung banyaknya kader NU yang kini berkiprah sebagai insinyur, dokter, birokrat, dan politisi. Kondisi itu harus diiringi dengan keberanian memperbaiki layanan dan tata kelola organisasi.

“Kader-kader NU berdiaspora, yang kini menempati tempat-tempat strategis menjadi sumber daya yang perlu ditata sehingga berkontribusi secara jelas, nyata, dan terorganisir,” kata Gus Hilmy.

“Mengenai pelayanan organisasi, kita harapkan tidak hanya bangga memiliki sekolah, klinik, tapi diurus dengan sekenanya, semaunya. Tidak ada disiplin dan kesungguhan. Maka jangan salahkan orang berpindah ke lain hati. Kita sudah tidak bisa lagi sekadar jualan bendera, tapi harus diimbangi dengan keseriusan dalam pelayanan dan pengelolaannya,” ungkap salah satu pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta tersebut.

Demikian pula dengan pengelolaan unit baru yang telah diluncurkan oleh PCNU Kabupaten Bantul, yaitu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) NU. Gus Hilmy menekankan pentingnya kualitas pelayanan. Ia menegaskan bahwa kekuatan NU tidak terletak pada simbol, tetapi pada pelayanan yang amanah, transparan, dan profesional, termasuk dalam bimbingan ibadah haji dan umrah.

Di sisi lain, Gus Hilmy juga mendorong pengurus NU untuk adaptif terhadap teknologi. Pengelolaan program sosial dan ekonomi dinilai perlu memanfaatkan sarana digital agar lebih efektif dan efisien. (rls/Iis)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Muncul Daratan Baru Sekitar Gunung Anak Krakatau Seluas 30 Hektar

23 September 2026 - 17:41 WIB

Gubernur Mirza Dorong Unila Jadi Motor Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi

23 September 2026 - 15:06 WIB

Sjachroedin ZP Jenguk Arinal Djunaidi di Lapas Rajabasa

23 September 2026 - 14:39 WIB

PKS Bandar Lampung Resmikan 80 Instruktur Senam untuk Berkhidmat di 20 Kecamatan

23 September 2026 - 14:15 WIB

733 Siswa dari 98 SMP Adu Bakat Islami di Pentas PAI Bandar Lampung 2026

18 September 2026 - 17:15 WIB

Publik Lampung Puas terhadap Kinerja Gubernur Mirza 81,75 Persen, Jihan 80,38 Persen

18 September 2026 - 14:26 WIB

Trending di Berita Utama