Menu ✖

Mode Gelap
Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta Usai Putusan Bebas Inkracht, Deden Cahyono Kembali Pimpin Bawaslu Mesuji PENYELUNDUPAN HUKUM: AUTOCRATIC LEGALISM, DAPATKAH DIPIDANA ? Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

Berita Utama · 25 Apr 2026 15:03 WIB ·

Deputi Kemenko PMK Tegaskan Peran Strategis Ulama dalam Perdamaian Dunia pada Seminar Internasional Ulama di Lampung


 Foto dok Darul Fatah Perbesar

Foto dok Darul Fatah

radarcom.id — Yayasan Darul Fattah Lampung menyelenggarakan Seminar Ulama Internasional bertema “Peran Ulama dalam Perdamaian Dunia Bersumber dari Al-Qur’an” di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Sabtu (25/4).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari kalangan akademisi, mahasiswa, tokoh agama, serta perwakilan dari seluruh organisasi kemasyarakatan keagamaan.

 

Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, didahului sambutan dari Ketua Yayasan Darul Fattah Lampung, K.H. Aryasin. Hadir pula enam narasumber, akademisi dari Mesir, yang memberikan perspektif internasional tentang kontribusi ulama dalam menjaga perdamaian global. Rombongan akademisi Mesir dipimpin oleh Prof. Majdi Ahmad Hamid Thantowi.

 

Dalam sambutannya, Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Warsito, menekankan bahwa di tengah lanskap dunia yang terus berubah, peran ulama semakin tidak tergantikan.

 

“Ulama bukan sekadar pewaris misi kenabian (warotsatul anbiya), tetapi juga pemimpin moral dan agen transformasi sosial yang membawa nilai-nilai Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin — rahmat bagi seluruh alam semesta. Peran ini semakin esensial di tengah kompleksitas tantangan global saat ini,” tegas Warsito.

 

Lebih lanjut, Warsito, yang juga mantan Dekan FMIPA Unila, menegaskan bahwa tema seminar ini sangat relevan dengan kebutuhan zaman, yakni memperkuat kapasitas dan peran strategis ulama dalam menjalankan dakwah yang bersifat moderat dengan menolak segala bentuk ekstremisme dan intoleransi; kontekstual dengan kemampuan merespons realitas kehidupan masa kini; berorientasi solusi dalam menawarkan jawaban atas berbagai tantangan sosial; serta berpihak pada kemaslahatan publik demi membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.

 

“Tema seminar ini sangat relevan. Kita perlu memperkuat kapasitas ulama agar dakwah yang disampaikan bersifat moderat, kontekstual, berorientasi solusi, dan berfokus pada kemaslahatan umat. Inilah wajah Islam yang sesungguhnya — Islam yang memberi jawaban atas tantangan zaman,” kata Warsito, yang juga sebagai salah satu Pendiri dan Pembina Yayasan Darul Fattah Lampung.

 

Dalam kesempatan tersebut, Warsito juga menyinggung komitmen pemerintah dalam penguatan moderasi beragama sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama. Ia menegaskan bahwa regulasi tersebut menjadi landasan kebijakan nasional dalam mendorong kehidupan beragama yang harmonis, inklusif, dan damai di Indonesia.

 

Yayasan Darul Fattah Lampung merupakan yayasan yang sangat progresif, membawa pendidikan mulai dari SD sampai perguruan tinggi, hingga KBIUH dengan jumlah keluarga besar jamaah lebih dari 20.000 orang.

 

Wakil Gubernur Lampung, dalam sambutan pembukaanya mendukung dan mengapresiasi yayasan Darul Fattah. Pemerintah provinsi komitmen mendukung semua upaya inisiasi kerjasama dengan Mesir, bahkan tidak hanya di bidang pendidikan, namun juga bidang ekonomi, wisata dan lainnya.

 

Seminar internasional ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara ulama Indonesia dan dunia internasional dalam mempromosikan nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan yang bersumber dari ajaran Al-Qur’an. (rls)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Kontras dengan Isu Karhutla, DPD RI: Permintaan Alih Fungsi Lahan Mengancam Darurat Hutan di Yogyakarta

19 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Usai Putusan Bebas Inkracht, Deden Cahyono Kembali Pimpin Bawaslu Mesuji

19 Oktober 2026 - 20:11 WIB

PENYELUNDUPAN HUKUM: AUTOCRATIC LEGALISM, DAPATKAH DIPIDANA ?

19 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Agus Widodo Lantik 630 Pengurus Ranting PKS se-Kota Bandar Lampung, Siap Khidmat untuk Masyarakat

18 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Dukung Kebijakan “Siswa Tak Otomatis Naik Kelas”, Senator Gus Hilmy: Momentum Perbaikan Ekosistem Pembelajaran

18 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Pemprov Lampung Dorong Inovasi Kampus dan Penguatan UMKM

17 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Trending di Berita Utama