Polri Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera

Wakapolri

radarcom.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menginstruksikan kepada jajaranya soal percepatan penanganan dampak bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Fokus utama saat ini adalah mobilisasi alat berat untuk pembersihan material serta penyediaan sarana air bersih bagi warga di pengungsian.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, koordinasi dengan tiga kepala polda di wilayah terdampak menunjukkan perlunya optimalisasi infrastruktur pendukung. Di Aceh Utara dan Aceh Tamiang, 6 unit alat berat berupa ekskavator dan buldoser telah disiagakan untuk membuka akses yang terputus.

banner 300600

Di wilayah Sumatera Utara, pengerahan kekuatan jauh lebih besar. Berdasarkan data terakhir, sebanyak 21 alat berat telah beroperasi di titik-titik krusial guna mempercepat normalisasi kawasan. Selain pembersihan fisik, Polri tengah mengejar target pembangunan 300 titik fasilitas air bersih.

Hingga saat ini, lebih dari 100 fasilitas air bersih sudah dapat digunakan oleh masyarakat. Menurut Dedi, ketersediaan air menjadi prioritas untuk mencegah munculnya penyakit pascabencana. “Ini terus kami kejar agar kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi,” ucapnya.

Polri dijadwalkan meresmikan sejumlah proyek air bersih dalam waktu dekat, mencakup wilayah Tapanuli Tengah hingga Agam dan Padang Panjang di Sumatera Barat. Langkah ini diambil guna memastikan pemulihan tidak hanya menyentuh aspek infrastruktur jalan, tetapi juga kesehatan dan sanitasi warga terdampak.

Kehadiran personel dan alat berat diharapkan mampu memangkas waktu isolasi daerah yang sebelumnya sulit dijangkau. Pola penanganan ini sekaligus menjadi ujian bagi sinergi kepolisian dalam manajemen kedaruratan di wilayah rawan bencana sepanjang pesisir Sumatera. (rci/rci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!