HTML Image as link Qries

Penetapan Ramadhan Berpotensi Beda, PBNU Imbau Masyarakat Tetap Saling Menghormati

radarcom.id – Ketua PBNU, Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur mengimbau semua umat Muslim di Indonesia untuk tetap saling menghormati adanya perbedaan waktu dalam menjalankan awal Ramadhan 1445 Hijriah.

Menurutnya, PBNU berharap agar masyarakat umat Islam di Indonesia bisa mengikuti keputusan pemerintah tentang awal Ramadhan 1445 Hijriah, di mana keputusan itu dilakukan Pemerintah Indonesia melalui sidang Isbat. Sidang tersebut dilakukan Kementrian Agama bersama-sama Ormas Islam yang ada di Indonesia ini.
“Demi demi kemaslahatan umat, kita mengajak agar lebih bagus kita bersama-sama mengikuti keputusan pemerintah yang juga sudah berdasarkan rukyah hilal,” tuturnya.

Gus Fahrur menambahkan, pendapat melalui metode rukyah hilal merupakan pendapat yang paling sahih dari beberapa pendapat, yang mana hampir dilakukan oleh semua negara di Timur Tengah dan mayoritas negara Islam di seluruh dunia. Hampir di semua negara itu, penetapan hari raya dan awal Ramadhan hanya boleh dilakukan oleh pemerintah, tak ada ormas Islam atau pribadi yang menganjurkan memulai sendiri sehingga tak ada perbedaan di berbagai negara di luar negeri.

banner 300600

“Jadi, kita berahrap agar masyarakat mengikuti keputusan pemerintah yang juga berdasarkan hasil rukyah yang sah. Namun, kita tetap menghormati apabila ada yang ingin melaksanakan sendiri di luar ketentuan tersebut,” katanya dilansir dari okezone.com. (rci/rci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *