DKPP Harap Penyelenggara Pemilu Tak Ikut Tanggapi Perdebatan Kepemiluan di Publik

Foto Dok DKPP / Istimewa

radarcom.id – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) berharap agar penyelenggara Pemilu tidak ikut dalam perdebatan terkait isu-isu maupun wacana kepemiluan yang berkembang di masyarakat.

Salah satu isu atau wacana yang ramai diperbincangkan saat ini adalah tahapan pencalonan presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024 akan dimajukan.

banner 300600

“Harapan saya saudara semua sebagai penyelenggara Pemilu tidak ikut dalam perdebatan semacam itu. Itu adalah ranah pembuat undang-undang,” kata Anggota DKPP I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dikutip Kamis (14/9/2023).

Raka Sandi mengatakan, jika penyelenggara ikut dalam perdebatan tersebut justru akan membuat masyarakat kebingungan. Di satu sisi masyarakat membutuhkan kepastian, salah satunya berasal dari penyelenggara.

Penyelenggara, khususnya jajaran pengawas, sebaiknya fokus dan tidak ragu menjalankan tugas pokok, fungsi, dan kewenangannya yakni pencegahan serta penindakan pelanggaran tahapan Pemilu.

Dalam menjalankan itu, kata dia, pengawas Pemilu harus didasari peraturan dan perundangan-undangan yang berlaku maupun kode etik dan pedoman perilaku.

“Ketika sedang menjalankan itu (pencegahan dan penindakan) kemudian diadukan oleh masyarakat, pemilih, atau juga tim kampanye, peserta pemilu maka itu menjadi bagian dari proses dan tanggung jawab saudara sebagai penyelenggara,” ujarnya.

Menurutnya, kode etik dan pedoman perilaku penting bagi penyelenggara. Karena bisa kapan saja diadukan ke DKPP oleh masyarakat, peserta Pemilu, serta sesama penyelenggara.

“Kode etik ini harus anda pahami selain peraturan perundang-undangan dan peraturan lainnya menyangkut teknis Pemilu,” pungkasnya dilansir dari okezone.com. (rci/rci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *