Respon Cepat, Bunda Eva Langsung Instruksikan Tindaklanjuti Bantu Bayi Jantung Bocor dan Infeksi Paru-paru

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Foto Antara

radarcom.id – Respon cepat dilakukan Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menindaklanjuti adanya bayi usia 9 bulan yang didagnosa mengalami jantung bocor, infeksi paru-paru warga Jl Cipto Mangun Kusumo Gg. Anyelir lk II Kupang Teba Telukbetung Utara Bandarlampung. Bayi malang tersebut, Aisyah sebelumnya membutuhkan uluran tangan lantaran masih menunggu jadwal operasi di Jakarta, namun memerlukan biaya membeli oksigen dan susu untuk pemulihan tubuhnya.

Bunda Eva–sapaan akrab Walikota mengatakan pihaknya menerjunkan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk menindaklanjuti adanya bayi yang membutuhkan bantuan ini.

banner 300600

“Ya betul, saya sudah instruksikan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk ke rumah Aisyah. Kita punya pengobatan gratis dan akan menindaklanjutinya,” terangnya kepada radarcom.id melalui sambungan telepon, Rabu (24/5).

Sebelumnya, Aisyah usia 9 bulan dilahirkan normal seperti anak-anak pada umumnya. Namun, di usia 1 bulan Aisyah selalu batuk, demam dan nafas sesak. Setelah rutin menjalani pengobatan di puskesmas dekat dengan rumahnya selama 6 bulan, di usia 6 bulan Aisyah dilarikan ke RSUD Tjokro Dipo Kota Bandarlampung lantaran diare dan dihedrasi.

Setelah beberapa hari dirawat, Aisyah yang merupakan buah hati dari Sarmin seorang buruh bangunan dan Jamalasari berprofesi IRT ini didiagnosa dan dinyatakan jantung bocor di dua tempat kemudian dirujuk ke RSUD Abdul Moloek untuk dilakukan proses selanjutnya. Benar saja pasien ini didiagnosa jantung bocor ditambah infeksi paru-paru juga gizi buruk.

Tentu hal ini membuat orang tua Aisyah bingung sekali. Lantaran menunggu kontrol dan mendapatkan rujukan ke RS di Jakarta, Aisyah saat ini bergantung dengan bantuan oksigen setiap waktu di rumahnya. Terlebih, kondisi ekonomi orang tua Aisyah sangat sulit membuat mereka bingung bagaimana bisa beli oksigen yang harus ditebus minimal 2 tabung kecil perhari. Serta susu Pediasure yang disarankan dokter harus diminum untuk mengejar berat badan agar bisa dilakukan percepatan operasi.

“Beruntung kami bertemu relawan-relawan Rumah Singgah Anak Hebat yang membantu menyemangati dan memberikan pendampingan serta motivasi, penyediaan oksigen dan berupaya untuk membantu rujuk sampai ke pengobatan di Jakarta,” ungkap Jamalasari, ibunda Aisyah.

Bagi para dermawan dan orang baik yang ingin membantu Aisyah untuk sampai ke Jakarta dan mendapatkan pengobatan yang maksimal dapat menghubungi CS Rumah Singgah Anak Hebat di nomor HP 0821 7766 9966. Semoga niat baik dan langkah kecil ini dapat membuat keluarga ini tersenyum dan berjuang mendapatkan kesembuhan buat anak mereka. (rci/rci)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *