HTML Image as link Qries

Jangan Disepelekan, Ketahui Ciri-ciri Rem Mobil Habis

Illustrasi pengecekan rem mobil. Foto Istimewa

radarcom.id – Rem merupakan bagian penting dari sistem keamanan mobil yang harus dipastikan kondisinya. Rem yang habis dapat menimbulkan banyak bahaya dan memperburuk performa mobil, termasuk membuat rem menjadi tidak berfungsi dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Melansir laman resmi Auto2000 hari ini, Kamis, 9 Februari 2023, kondisi rem yang baik akan memastikan keselamatan berkendara. Oleh sebab itu, pemilik kendaraan perlu mengetahui indikasi rem sudah habis agar tidak mengalami gangguan dalam berkendara.

banner 300600

Berikut ciri-ciri rem mobil habis menurut Auto2000 dilansir dari tempo.co.

1. Bunyi Rem Berdebam Saat Diinjak

Bunyi berdebam saat menginjak pedal rem bisa menjadi tanda bahwa rem sudah habis. Hal ini disebabkan adanya komponen rem yang mulai rusak seperti rotor rem yang mengalami deformasi dan pad rem yang sudah terlalu tipis hingga hampir habis.

Bunyi rem akan membuat jarak pengereman menjadi lebih panjang dan memerlukan waktu yang lebih lama untuk berhenti.

2. Pedal Rem Terasa Lebih Lunak Saat Diinjak

Pedal rem yang terasa lunak saat diinjak bisa menjadi tanda bahwa rem sudah habis dan perlu diganti. Hal ini disebabkan adanya kerusakan pada sistem hidrolik rem seperti kesalahan pemasangan atau karena rem sudah terlalu tipis dan tidak bisa memberikan gaya pengereman yang cukup.

3. Rem Berasap Saat Digunakan

4. Bunyi Grinding Saat Mengerem

Bunyi grinding biasanya disebabkan adanya kerusakan pada rotor rem seperti pengapuran atau karena pad rem sudah terlalu tipis, dan tidak dapat memberikan gaya pengereman yang cukup.

Bunyi grinding menyebabkan performa rem menjadi kurang baik, sehingga pengereman membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding rem normal untuk berhenti.

5. Pedal Rem Memerlukan Tekanan Lebih Besar dari Biasanya

Pedal rem memerlukan tekanan yang lebih besar dari biasanya jika rem sudah habis. Ini menunjukkan bahwa komponen rem sudah tidak lagi mampu bekerja secara optimal dan memerlukan lebih banyak tenaga untuk menghentikan mobil. Hal ini bisa menjadi bahaya karena memerlukan lebih banyak waktu dan jarak untuk menghentikan mobil. (rci/rci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *