EPS Mobil Sering Rusak, Kenali 6 Penyebabnya

Tekno eps mobil
Ilustrasi Foto Servotronic electric power steering.(stang.aholics)

radarcom.id – Electric Power Steering (EPS) adalah teknologi yang tidak menggunakan fluida atau pelumas sehingga hampir bebas perawatan dan ringkas secara mekanis.

Meski begitu, Auto2000 mengatakan walaupun EPS canggih dan minim perawatan, pemilik mobil harus tetap mewaspadai hal-hal yang bisa mengganggu performa EPS. Kerusakan Electric Power Steering tentu saja bisa terjadi.

“Lakukan servis berkala secara rutin di bengkel Auto2000 untuk memastikan EPS selalu dirawat guna menjaga kinerjanya,” kata Aftersales Business Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara dalam siaran pers yang dikutip hari ini, Selasa, 28 Juni 2022 dikutip dari tempo.co.

Berikut kerusakan atau gangguan yang dapat terjadi pada EPS mobil:

1. Aki dan Alternator Kurang Daya Listrik
Tenaga  Electric Power Steering atau EPS bersumber dari daya listrik yang diproduksi oleh aki dan alternator mobil. Ketika aki mobil bermasalah, tenaga listrik yang dialirkan akan menjadi lemah dan bisa mengganggu motor EPS dan distribusi daya listrik dari alternator. Pastikan aki, alternator, dan sistem kelistrikan lain yang terkait dengan EPS selalu dalam kondisi prima dengan lewat servis berkala.

2. Gangguan pada Motor EPS
Adapun motor EPS merupakan pengolah tenaga gerak yang berasal dari listrik untuk memutarkan steering shaft, sesuai pembacaan sensor sudut putar kemudi. Komponen utama ini terletak di bagian bawah mobil, maka pastikan pelindung air dan kotoran motor EPS dalam keadaan baik.

Saat air masuk ke dalam motor, setir akan terasa berat ketika diputar, termasuk risiko hubungan singkat arus listrik (korsleting) dan memicu karat di dalam motor EPS.

3. Gangguan pada Steering Rack
Untuk Steering rack adalah komponen yang menyalurkan pergerakan dari motor EPS ke roda mobil. Pastikan kondisi karet penutup di ujung kiri dan kanan steering rack tidak robek supaya tidak terkontaminasi oleh kotoran yang dapat membuat pergerakan roda tidak sempurna.

Untuk kerusakan pada komponen yang berfungsi meneruskan putaran dari motor EPS ke steering rack ini biasanya karena sambungan pada cross joint longgar. Shaft pun oblak sehingga pergerakannnya tidak beraturan. Cara mendeteksi kerusakan komponen ini adalah dengan mendengarkan jika ada suara aneh dari belakang kemudi ketika setir dibelokkan.

5. Sensor EPS Tidak Bekerja
Electric Power Steering atau EPS umumnya bekerja sesuai kondisi mobil yang dipantau oleh beberapa sensor. Biasanya elektrik power steering menggunakan dua sensor utama, yaitu torque sensor untuk membaca besar putaran mesin ke roda dan speed sensor untuk mengetahui kecepatan aktual mobil dan menyesuaikan bobot EPS.

Jika kedua sensor tersebut malfungsi, EPS tidak akan akurat dalam beroperasi.

6. Gangguan Modul EPS
Modul EPS merupakan pengolah data dari sensor sudut putaran setir untuk memerintahkan proses kerja pada sistem EPS. Selama dasbor tidak terendam air dan tidak terjadi korsleting, komponen ini kemungkinan kecil bermasalah karena posisi modul umumnya berada di dalam dasbor. Jika rusak maka setir mobil tidak akan berfungsi sama sekali. Jangan paksakan menjalankan mobil. (tmp/rci)

 

Sumber: tempo.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.