HTML Image as link Qries

Layani Jemaah Saat Puncak Ibadah Haji, Bentuk Satuan Operasi Khusus

Puncak ibadah haji
Puncak ibadah haji. Foto Istimewa

radarcom.id – Satuan operasi khusus dibentuk oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk mempersiapkan pelayanan saat puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Satop Armuzna.

Adapun untuk personelnya adalah perwakilan dari beberapa daerah kerja (daker) yang dinamai satuan tugas.

“Kalau Arafah yang bertanggung jawab adalah daker bandara. Jadi satgas Arafah itu adalah petugas yang selama ini bertugas di bandara, kemudian Muzdalifah adalah petugas yang selama ini bertugas di daerah kerja Makkah, dan satgas Mina adalah para petugas daker Madinah,” ujar Ketua PPIH Arab Saudi Arsyad Hidayat di ruang Media Center Haji (MCH) Daker Makkah, Minggu (26/6/2022) dikutip dari liputan6.com.

Dikatakan Arsyad, mengingat beban pekerjaan di Arafah dan Mina cukup besar, maka PPIH akan meminta beberapa personel daker Makkah, khususnya yang ada sektor untuk diperbantukan di Armuzna. Khususnya monitoring akomodasi tenda beserta fasilitas lain dan memantau distribusi katering.

“Karena ini dua ini sangat urgent saat jemaah di Armuzna, karena kita tidak tahu ketika dalam pelaksanaan mungkin ada masalah di tenda, AC mati mungkin, mungkin tenda kurang luas atau ada beberapa fasilitas karpet atau kasur yang tipis beserta bantal tidak tersedia, maka tim monitoring Armuzna memberikan masukan sekaligus menegur pihak maktab,” ujarnya.

Mobilisasi Armuzna akan dimulai sejak 8 Zulhijjah 1443 H pagi.

“Kemarin kita simulasi dengan Kementerian Haji (Arab Saudi), jika dulu biasanya dimulai (mobilisasi jemaah) jam 07.00 pagi sampai 24.00 malam, dengan jumlah jemaah saat ini, dari hotel ke Arafah Insyaallah akan selesai pukul 17.00 sore (waktu Arab Saudi),” pungkasnya. (lip/rci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *