Geger, Oknum Kepala Pekon Digerebek Warga

  • Whatsapp
Aparat kepolisian turun tangan menenangkan warga saat terjadi penggerebekan. Foto Ist

radarcom.id – Warga digegerkan dengan dugaan perselingkuhan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum Kepala Pekon Karang Sari kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu  berinisial So (49). Kapekon digerebek warganya atas dugaan telah melakukan perselingkuhan dengan seorang warganya berinisial KW (33) yang juga bekerja di pemerintahan pekon setempat.

Aksi penggrebekan tersebut sempat heboh karena sempat diabadikan warga melalui rekaman ponsel dan beredar luas di aplikasi media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat oknum Kakon digerebek warga saat sedang berada di dalam rumah terduga selingkuhannya di Pekon Karang Sari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu pada Senin (6/12/21) malam sekira jam 23.00 Wib. Mirisnya kedua orang yang diduga terlibat perselingkuhan ternyata sudah sama sama memiliki pasangan hidup.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Menanggapi hal tersebut Kapolsek Pagelaran Iptu Hasbulloh membenarkan pihaknya telah melakukan evakuasi terhadap dua orang yang terdiri dari seorang oknum kakon berinisial So dan seorang ibu rumah tangga berinisial KW  yang sempat digerebek warga atas dugaan terlibat perselingkuhan.

bahwa kedua oknum yang diduga terlibat  perselingkuhan di evakuasi ke Polsek Pagelaran guna menghindari hal yang tidak diinginkan maupun amuk warga.

“Benar tadi malam sekira pukul 23.30 Wib, polisi telah melakukan evakuasi terhadap dua orang yang terdiri oknum kepala Pekon berinisial So dan seorang ibu rumah tangga berinisial KW ke Polsek Pagelaran guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan,” ujarnya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K, M.I.K pada awak media pada Selasa (7/12/21) siang.

Kapolsek menyampaikan, petugas sempat kesulitan melakukan evakuasi karena banyaknya warga yang ada di TKP, namun berkat imbauan dan pendekatan yang baik dengan warga akhirnya oknum kepala Pekon tersebut berhasil dibawa dengan selamat.

“Alhamdulillah melalui pendekatan warga akhirnya tidak main hakim sendiri, dan terduga sendiri berhasil kami evakuasi dengan selamat,” kata kapolsek.

Sementara itu terkait perkaranya, Kapolsek memastikan akan segera ditindaklanjuti namun tetap mengacu pada fakta hukum yang ada yang saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman polisi. “Kita berpegang teguh pada fakta hukum, jika terbukti maka kita proses hukum namun jika memang tidak terbukti ya kami tidak bisa memaksakan tentunya,” ungkapnya seraya mengatakan perkara tersebut dalam kategori delik aduan, tentunya polisi masih menunggu laporan dari pihak yang merasa dirugikan. (hin/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *