Keren, Mas Midi Lantik Pengurus Perpadi Tanggamus, Hebatnya Banyak Petani Milenial

  • Whatsapp

radarcom.id – Langkah Ketua Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) Lampung, Ir. H. Midi Iswanto, MH., dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Lampung utamanya kalangan petani patut diapresiasi. Langkah nyata Mas Midi–sapaan akrabnya, diantaranya menghadirkan petani milenial (pengusaha penggilingan padi dari milenial) dalam kepengurusan DPC Perpadi Kabupaten Tanggamus Periode 2021-2026 di Desa Kedaloman, Kecamatan Talang Padang, Tanggamus, Senin (29/11).

Dikonfirmasi radarcom.id, Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Partai Demokrat ini meminta kepada pengurus Perpadi Kabupaten Tanggamus untuk ikuti rambu-rambu dari DPP dan DPD. “Saya sampaikan kepada pengurus milenial Perpadi Kabupaten Tanggamus saya ucapkan selamat. Dan dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan baik,” ucap Mas Midi.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Dia menjelaskan Perpadi bukanlah organisasi baru, namun organisasi yang sudah lama berdiri dan berkiprah di Indonesia. “Perpadi ini umurnya sudah seusia saya, sudah cukup lama berdiri,” bebernya.

Ia meminta kepada semua pengurus Perpadi untuk dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah, saling bahu membahu mensejahterakan masyarakat. Karena Perpadi bersifat teknis di bidang pertanian tidak seperti organisasi lainnya. Saya mendengar sejak pandemi ini, banyak pengusaha penggilingan padi yang tidak bisa membuang padinya ke pasar, sehingga harus tersimpan selama satu tahun di gudang penggilingan.

“Mudah-mudahan dengan adanya Perpadi menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi para penggilingan padi di daerah dalam mendistribusikan hasil gilinganny. Saya minta Perpadi Tanggamus dapat bekerja sama membantu Pemerintah Kabupaten Tanggamus mensejahterakan masyarakat dengan membeli gabah petani dan menyalurkannya ke masyarakat,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tanggamus, forkopimda, kepala dinas pertanian, perbankan (BNI), camat, kapolsek, kelompok tani ( gapoktan) dan para pelaku penggilingan padi, dan masyarakat sekitar. (rci/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *