Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 12,3 Juta Batang Rokok Ilegal

  • Whatsapp
Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) melakukan pemusnahan batang rokok ilegal sebanyak 12,3 juta. Rabu, (24/11/2021). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

radarcom.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) melakukan pemusnahan rokok ilegal sebanyak 12,3 juta batang sebagai bentuk nyata pelaksanaan tugas “community protector”.

“Jutaan rokok ilegal yang dimusnahkan ini memiliki nilai sebesar Rp12,5 miliar,” kata Kepala Bidang (Kabid) Penindakan dan Penyelidikan Kantor Wilayah Direktorat Jendaral Bea dan Cukai, Sumatera Bagian Barat, Kunto Prasti Trenggono, di Bandarlampung, Rabu (24/11) dilansir dari Antara.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Ia mengatakan bahwa jutaan rokok ilegal yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penindakan dalam selang waktu 2020 hingga 2021 yang baru disetujui oleh Kementerian Keuangan untuk dilakukan pemusnahan.

“Upaya ini merupakan aksi nyata Bea dan Cukai dalam menciptakan perlakuan yang adil bagi industri rokok yang telah mematuhi segala ketentuan dan membayar cukai sesuai kewajibannya,” kata dia.

Ia pun berharap dengan adanya penindakan ini akan menekan peredaran rokok ilegal sehingga pasar-pasar lokal akan diisi oleh Industri rokok yang legal dan taat aturan.

“Bisa dibayangkan kalau barang-barang ilegal ini beredar di pasar bebas, bukan hanya pertumbuhan ekonomi yang terganggu, tapi juga berdampak pada potensi tidak terpenuhinya hak dan kewajiban negara serta kesehatan masyarakat,” kata dia.

Ia pun mengatakan bahwa Bea dan Cukai  selalu berkomitmen untuk semakin berintegritas dalam melaksanakan tugas ke arah yang lebih baik sesuai dengan slogan “Bea Cukai Makin Baik”.

Oleh sebab itu, pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat dan aparat pemerintah lainnya untuk bersama-sama memerangi peredaran rokok dan minuman keras serta vape ilegal. (ant/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *