Qries

Mencuat Dugaan Belum Dibayarnya Insentif Aparatur Pekon dan Pembagian BLT Tak Tepat Sasaran di Pekon Tanjung Dalam

Kantor Peratin Pekon Tanjung Kemala Bengkunat. Foto TSN

radarcom.id – Dua temuan mencuat di Pekon Tanjung Dalam, Bengkunat, Pesisir Barat. Pertama, soal pembayaran insentif aparatur pekon Tanjung Kemala, kecamatan Bengkunat diduga belum dibayarkan pada tahun 2020. Kedua, terkait pembayaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) diduga tidak tepat sasaran.

Sumber salah satu aparatur pekon yang minta identitasnya untuk tidak ditulis mengatakan bahwa insentif aparatur Pekon Tanjung Kemala belum dibayarkan pada 2020 lalu.

“Adapun yang belum di bayarkan yakni Apratur Linmas dan beberapa aparatur pekon lainnya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Selain hal itu, masih menurut sumber tersebut, ada juga pembagian BLT yang diduga tidak tepat sasaran. DImana ada warga Tanggamus justru mendapatkan BLT, sedangkan masih banyak masyarakat pemangku tiga yang layak mendapatkan tapi tidak dapat BLT.

“Hal tersebut dapat dipastikan, karena sudah kita tanya kepada warga Tanggamus (penerima BLT tersebut) yang bahwa dirinya belum ada identitas pekon Tanjung Kemala melainkan Tanggamus. Dia juga mengatakan, identitasnya baru akan diurus Peratin Tanjung Kemala. Yang jadi pertanyaan kami kenapa kok belum ada identitasnya warga Tanjung Kemala tapi sudah dapat bantuan termin pertama dan termin kedua tahun 2021 ini,” jelasnya.

Dikonfirmasi soal ini, Peratin Tanjung Kemala Yuzid membantah hal tersebut. Dia mengatakan, sejak dia diaktifkan kembali oleh Bupati Pesibar pada tanggal 30 Agustus 2020 lalu, semua insentif aparatur sudah dibagikan. “Alhamdulilah insentif semua sudah dibayarkan dan tidak ada aparatur yang saya pecat, sepengangkatan Pj Peratin. Namun memang betul ada aparat yang saya rolling dari pemangku ke staf biasa pada tahun 2021. Karena saya sudah pernah berpengalaman diskorsing jadi nggak mungkin tidak saya bayarkan (insentifnya). Jadi semua sudah saya bayar karena kami sudah terima Siltap tahap pertama dan kita bayarkan dari bulan Juni sampai Desember 2020 baik Pemangku sampai Kasi sebesar Rp 2.025.500,” ucapnya, Rabu (10/11/2021).

Adapun terkait penerima BLT yang merupakan warga Tanggamus, Yuzid mengatakan bahwa warga tersebut sudah merupakan warga Pekon Tanjung Kemala dan bukan warga Tanggamus. “Dia sudah jadi warga Tanjung Kemala makanya dia kita kasih bantuan BLT,” kilahnya. (tsn/Iis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.