Tak Layak Huni, Rumah Marbot Masjid di Mataram Dibedah Oleh Warga dan Yayasan

  • Whatsapp

radarcom.id – Yayasan Ishlahul Umat Lampung memulai pembangunan rumah milik Badaruddin (40 tahun) di Dusun Margoyoso 1 Pekon Mataram Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, Rabu (3/11). Badaruddin sendiri merupakan marbot masjid yang tinggal bersama kedua anaknya.

Tempat tinggal Badaruddin masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH) yang sudah mulai lapuk termakan usia dan saat hujan terjadi kebocoran disana – sini. Hal ini yang mendasari Yayasan Ishlahul Umat Lampung untuk membedah rumah milik Badaruddin.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama oleh Ustadz Latief Al Imami selaku Ketua Yayasan Ishlahul Umat Lampung didampingi oleh Kepala Dusun (kadus) setempat Andri Setiawan. Masyarakat setempat terlihat antusias gotong – royong membantu membangun rumah Badaruddin.

Hal ini terlihat dengan hadirnya puluhan masyarakat yang secara sukarela membantu pekerjaan tersebut. Rumah Badaruddin akan dibangun dengan ukuran 6×6 meter dengan biaya mencapai Rp. 25.000.000 dan ditargetkan selesai dalam waktu 9 hari kedepan.

“Untuk itu, beberapa waktu lalu kami telah melakukan penggalangan dana maupun material untuk pembangunan rumah tersebut,” ujar Ustadz Latief Al Imami.

Ustadz Latief Al Imami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang turut berkontribusi dalam kegiatan bedah rumah tersebut. Baik kontribusi dalam bentuk pendanaan, material hingga tenaga.

Sementara, kadus setempat Andri Setiawan mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian Yayasan Ishlahul Umat Lampung yang telah menginisasi kegiatan bedah rumah milik Badaruddin.(rif/hin/rci)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *