Peringati Sumpah Pemuda Ke-93, Digelar Webinar Implementasi Nilai-nilai Sumpah Pemuda di Era Generasi Milenial

  • Whatsapp

radarcom.id – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93, Pemkab Pringsewu bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga RI menggelar Webinar Hari Sumpah Pemuda Ke-93 Tahun 2021, Rabu (27/10) malam.

Acara yang digelar secara daring menghadirkan narasumber yakni Asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Kemenpora RI, Dr. Ibnu Hasan, M.Pd., Bupati Pringsewu H. Sujadi dan Wabup Pringsewu Dr. H. Fauzi. Sedangkan moderator Kadisporapar Pringsewu Jahron, S.Pd.

Bacaan Lainnya
banner 728x250

Dalam penyampaiannya, Ibnu Hasan yang juga Putera Asli Lampung asal Sungkai Lampung Utara yang sudah berkancah di tingkat nasional itu menyampaikan materi berjudul “Implementasi Nilai-Nilai Sumpah Pemuda di Era Milenial.

Menurut Ketua Umum IKA FKIP Unila itu, pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun. (Pasal 1 Angka 1 UU No. 40/2009 Tentang Kepemudaan). Ibnu Hasan juga membeberkan tujuan pembangunan kepemudaan meliputi karakter, kapasitas dan daya saing.

”Adapun tujuan pembangunan kepemudaan kita adalah Pemuda yang beriman dan bertakwa; (Karakter), Berakhlak mulia; (Karakter), Demokratis; (Karakter), Bertanggungjawab; (Karakter), Sehat, cerdas, kreatif, inovatif, dan mandiri; (Kapasitas), Berjiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan. (Karakter & Kapasitas) dan Berdaya saing; (Daya Saing),” terangnya.

Ibnu Hasan yang juga Anggota Aktif Himpunan Alumni Universitas Negeri se-Indonesia itu meneruskan, Potensi pemuda meliputi Intelektual, Semangat, Dewasa, Aktif, Berani, Idealis.

“Kunci sukses pemuda adalah Berani Mencoba : Memulai usaha itu memang beresiko, tetapi tidak memulai usaha akan lebih beresiko lagi. Berani gagal : Hanya untuk orang yang berani gagal total, akan meraih keberhasilan total (John F. Kenedi). Berani Sukses : Seberapa besar rezeki yang kita inginkan, sama dengan seberapa besar kita berani mengambil resiko. Berani berubah : Kita memang harus punya keberanian berubah  (hijrah), sebab dengan berubah kita akan lebih percaya diri dan mandiri karena kita selalu belajar,” pungkasnya.

Fauzi: Ayo Nyalakan Jiwa Nasionalisme!

Sementara itu, Wabup Pringsewu Fauzi mengatakan bahwa dulu pemuda sudah berkumpul sejak 93 tahun yang lalu, dimana pemerintahan belum ada. Ketua PD KBPP Polri Lampung itu meneruskan, saat itu banyak sekali Kekurangan dan keterbatasan baik terbatasnya transportasi, alat komunikasi, tidak seperti sekarang tetapi mereka berkumpul bersama menyatakan tekad untuk bersatu.

“Dengan kondisi sekarang yang meliputi mudahnya alat transportasi, komunikasi dan adanya pemerintahan, maka saya yakin kemudahan-kemudahan itu akan bisa membuat pemuda lebih bersatu dibandingkan dengan di masa lalu. Tetapi tentunya tidak bisa dipungkiri adanya pihak-pihak yang tidak menginginkan adanya persatuan di Indonesia. Sehingga saya mengajak untuk kita semua tetap menyalakan jiwa nasionalisme, jiwa berkorban, tolong menolong kepada seluruh potensi masyarakat yang ada di Kabupaten Pringsewu. Mari kita jauhi narkoba, beita hoax, dan mari kita terus menumbuhkan nasionalisme dan toleransi untuk segala pihak,” pungkas ketua FKPPI Pringsewu itu. (rci/rci)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *