70,3 Persen UMKM di Lampung Gabung Ekosistem Digital

  • Whatsapp
Ilustrasi- Penggunaan digitalisasi saat membeli produk UMKM di Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

radarcom.id – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung mencatat sebanyak 70,3 persen UMKM Lampung telah bergabung dalam ekosistem digital selama pandemi COVID-19 berlangsung.

“Sejak pandemi COVID-19 berlangsung banyak hal yang harus diubah seperti digitalisasi di sejumlah sektor salah satunya pada sektor UMKM,” ujar Asisten Manajer Analis, Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran KPw BI Lampung, Triani Susanti, saat Workshop Jurnalistik, di Lampung Selatan, Sabtu.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan pada tahun 2020 silam dari 2.970 responden UMKM di Lampung, telah ada 70,3 persen yang masuk dalam ekosistem digital.

“UMKM terdampak pandemi di Lampung ada sekitar 87,5 persen dan yang sudah mulai menerapkan strategi pemasaran online persentasenya sekitar 70,3 dari 2.970 responden, digitalisasi ini membantu para UMKM Lampung untuk terus bertahan di tengah pandemi COVID-19,” katanya.

Menurutnya, transformasi digital UMKM di Lampung terus bertumbuh akibat adanya pandemi COVID-19.

“UMKM yang mampu memanfaatkan keunggulan teknologi 4.0 melalui digitalisasi UMKM tentunya dapat meningkatkan kapasitas produksi, pemasaran, pembiayaan, dan pembayaran,” ucapnya.

Manfaat atas masuknya UMKM ke ekosistem digital telah dirasakan oleh salah seorang UMKM di Lampung, Laila Al Khusna.

“Memang setelah masuk ekosistem digital menjadi lebih mudah dalam memasarkan produk serta melakukan pembayaran,” ujar Laila Al Khusna.

Dia melanjutkan, melalui digitalisasi perluasan pasar bagi produk UMKM pun dapat terjadi.

“Semakin luas untuk pemasaran produk yang dihasilkan bisa sampai keluar negeri dengan singkat melalui digitalisasi ini,” katanya pula. (ant/rci)

 

Sumber: Antara

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *