Diskusi Buku Inspirasi Literasi: Menyalakan Asa Lewat Perpustakaan Desa

  • Whatsapp

radarcom.id – Himpunan Mahasiswa D3 Perpustakaan FISIP Unila (HIMADIPUS) sukses selenggaarakan Webinar Nasional, “Diskusi Buku Inspirasi Literasi: Menyalakan Asa Lewat Perpustakaan Desa”, 26 Juni 2021.

Acara yang masuk dalam rangkaian kegiatan Festival Literasi Nasional 2021 ini menghadirkan M. Irsyad Alfatih, M.Hum selaku Pustakawan Ahli muda Perpusnas RI.

Bacaan Lainnya

Antusiasmenya terbaca ketika sesi tanya jawab, peserta begitu aktif melontarkan pertanyaannya untuk mengulik lebih dalam ilmu yang bisa didapat pada kesempatan kali itu dipandu oleh Eri Maryani, SIP., M.A, selaku dosen D3 Perpustakaan Universitas Lampung.
Acara webinar nasional kali ini dihadiri 110 peserta dari 17 perguruan tinggi se-Indonesia.

Selain webinar nasional, HIMA D3 Perpustakaan Fisip Unila ini juga telah menggelar lomba essai dengan tema besar “Upaya Membangun Daya Saing Generasi Digital dalam Menghadapi Tatanan Dunia Baru Melalui Gerakan Literasi”.

Selanjutnya sampai pada 10 Juli 2021 masih berlangsung lomba poster. Lomba ini diperuntukan untuk mahasiswa dan pelajar.

Ketua Program Studi D3 Perpustakaan Unila, Andi Windah, S.I.Kom, MComn&MediaSt mengatakan, HMD memiliki peran langsung dalam literasi.

“Maka dari itu, mahasiswanya harus menunjukan kontribusinya. Tak sekadar melalui dunia buku, dunia visual pun diturunkan untuk menaikan minat literasi,” terang Andi Windah.

Apalagi kata dia, segudang manfaat literasi memang telah menyentuh masyarakat, tetapi pengaplikasiannya belum optimal.

Untuk itu, berbagai tindakan harus dilakukan guna mendorong kesadaran yang disertai aksi nyata. Peran dari banyak instansi, lembaga, bahkan komunitas sangat diperlukan untuk ini. Kontribusi besar atau kecil, kontribusi secara online ataupun offline, akan memberikan dampak.

“Tahun ini, HMD Perpustakaan memberikan ruang untuk anak muda mengeksplor ide dan kreativitasnya dalam acara Festival Literasi,” terang lulusan Monash University, Australia ini.
Terlebih, lanjutnya. di tengah Pandemi Covid-19 ini aktivitas di rumah saja tidak sepantasnya membatasi kreativitas jiwa-jiwa muda seperti mahasiswa.

“Pada event tingkat nasional ini juga, HMD Perpustakaan memantik ide segar peserta untuk peka terhadap situasi dan kondisi pandemi ini untuk kemudian menghadirkan solusi,” kata dia.

Diketahui, Festival Literasi dibuka pada bulan April dan akan ditutup pada bulan Juli yang pada puncaknya akan diumumkan para pemenang dari setiap bidang perlombaan.

Namun, tak hanya memberi ruang untuk berkompetisi, berinovasi, HMD Perpustakaan membuka ruang untuk mendapatkan inspirasi dan juga motivasi terkait literasi melalui webinar yang dilangsungkan pada tanggal 26 Juni (hari ini. Red).

Harapannya, festival literasi ini dapat mensosialiasikan dan mememberikan langkah praktis kepada masyarakat untuk lebih peduli pada literasi, mulai dari keluarga serta lingkungan sekitar yang sangat menjadi pendorong terciptanya suatu budaya.

“Investasi budaya literasi untuk investasi masa depan anak negeri,” tukasnya. (rls/Iis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *